TL301

Just another iMe (iLearning Media) site

By

Tugas Kelompok – Project Raid Pada Windows Server 2003

Assalammualaikum Wr.Wb

Kami dari kelompok 2 pada kesempatan ini saya diberi tugas oleh pak dosen yang bernama pak Ignatius Agus dan di bimbing oleh kaka Natanael untuk membuat sebuah Project Raid Pada Windows Server 2003, Dengan Matakuliah Organisasi Komputer. sebelum saya mulai tahapan-tahapan membuat Raid, saya akan memperkenalkan dulu dari kelompok 2 diantaranya :

  1. Amelia Sholihah
  2. Abdullah Fajar
  3. Aldi Ilham Kurniawan
  4. Wira Wismono
  5. Fajar Januar

Pembuktian foto dari kelompok 2

maaf ya foto ini cuma 2 orang saja, Yang ke 3 nya tidak ikut !!!

Okey kita mulai tahapan-tahapan membuat Raid Pada Windows Server 2003
Pasti kalian semua bertanya – tanya kan, apa sih RAID itu? dan apa funngsi nya raid itu? lalu apa keuntungan dan kerugian Raid itu? dan masih banyak lagi..? okey teman disini nanti kita jelaskan.

Raid merupakan singkatan dari Redundant Array Of Independent Disk, Merupakan sebuah Teknologi di dalam penyimpanan data komputer yang digunakan untuk mengimplementasikan fitur toleransi kesalahan pada media penyimpanan komputer utamanya adalah Harddisk. dan dengan menggunakan cara redundansi penumpukan data baik itu dengan menggunakan perangkat lunak maupun perangkat keras.

Nah, Tapi yang kita bahas untuk saat ini hanya Raid 0, raid 1, dan raid 5.

 Raid 0
Dalam membuat raid 0 dibutuhkan minimal 2 Harddisk. Sistem nya adalah menggabungkan kapasitas dari  beberapa harddisk dan level ini menarapkan stripping tapi tidak memback up data.
Keuntungan dari menggunakan raid ini adalah kecepatan dalam memproses data, dan Kerugiannya bila terjadi kerusakan atau crash pada salah satu disk maka data yang kita simpan tidak dapat digunakan lagi.

Raid 1
Raid 1 ini membutuhkan minimal 2 harddisk juga tapi beda loh dengan Raid 0, karena penyimpanan ini hanya mengcopy disk satu dengan yang lain sehingga isi dari disk 0 sama dengan disk.
Keuntungannya adalah bila terjadi kerusakan pada salah satu disk data masih dapat kita gunakan, lalu kerugiannya adalah pemprosesan nya menjadi lambat karena harus menyimpan kemudian mengcopy data dulu. dan level ini dikenal juga dengan nama mirroring.

 Raid 5
Raid ini memiliki array parity, karena semua penulisan dan pembacaan data dapat dilakukan bersamaan. Raid 5 ini menyimpan data parity, tetapi tida bisa melakukan back up. paling tidak butuh 3 harddisk tapi biasanya sih minimal 5 harddisk yang digunakan.

Dan ini pembuktian foto yang dibutuhkan dalam membuat Raid diantaranya

1.ini foto Harddisk yang belum terpasang minimal membutuhkan  5 harddisk saja

2.ini foto harddisk yang sudah terpasang dengan benar, butuh minimal 4 harddisk

3. lalu menata harddisk dan terpasang ke CPU, untuk memulai membuat raid ke software

Dan kalian bisa lihat link video Raid dibawah ini

By

Essay: 6. Tugas Kelompok – Project RAID

Instructions

Setiap Kelompok diberi tugas sebagai berikut :

1. Membuat RAID-0 , diperlukan minimal 2 hard-disk untuk RAID-0,
amati kecepatan read-write nya dengan cara mengcopy File yang besar pada hard-disk C dan
pada hard-disk D (RAID) dalam waktu bersamaan, perhatikan perbedaannya.

2. Membuat RAID-1 ( Mirror Disk ), diperlukan minimal 2 hard-disk untuk RAID-1,
amati kecepatan read-write nya dengan cara mengcopy File yang besar pada hard-disk C dan
pada hard-disk D (RAID) dalam waktu bersamaan, perhatikan perbedaannya.

3. Membuat RAID-5 , diperlukan minimal 4 hard-disk untuk RAID-5,
amati kecepatan read-write nya dengan cara mengcopy File yang besar pada hard-disk C dan
pada hard-disk D (RAID) dalam waktu bersamaan, perhatikan perbedaannya.

Catatan : *  Buat dengan menggunakan Windows Server2003 , jika mau pakai teknologi lain diperbolehkan..
*  Progres berdasarkan waktu per minggu dan bukti di post di iMe class contoh seperti ini.

*  Selain di Post juga dibuat Video untuk di-Upload di YouTube untuk diberi komentar oleh Pribadi Raharja.

*  Ada link di SKUP masing masing ke URL di YouTube tersebut.

*  Jika tidak selesai maka TM tidak akan diberi nilai semua dalam kelompok tersebut.

STATUS : TERCAPAI

BUKTI :

>>>> KLIK DISINI <<<<<

 

By

Progress Implementasi Raid pada Windows Server 2003 #

Hello kawan ,,,, !!!!

Pada kesempatan kali ini, saya mau melaporkan nih progress tugas pembuatan RAID pada Windows Server 2003. Pada progress kali ini saya bersama kelompok 7 Matakuliah Organisasi Komputer sabtu, 10 Oktober 2015 untuk praktek Raid di tempat Dosen Pengajar saya Pak Ignatius Agus untuk membuat tugas Raid. Sebelum saya menceritakan tentang progress pembuatannya, kita dari kelompok 7 yg diantaranya adalah anak SK CCIT dan TI MAVIB

Nama Kelompok 7 – Organisasi Komputer

Aji Setiawan
Hendri Iksan
Billy Prasetyo
Meliyana
Lusiana Dewi

Ini Foto kenampakan saya dan kelompok 7

Penasaran ngak Pengen Tau Fungsi RAID? RAID ( Redundant Array of Inexpensive Disk ) Merupakan suatu teknologi penyimpanan data yang menggabungkan beberapa hdd (harddisk) kedalam satu logical unit untuk tujuan redudansi serta mampu meningkat kan kinerja layanan data.

Gambaran tidak menggunakan Raid, Coba km yg punya laptop atau PC di rumah itu kan hanya menggunakan 1 HDD (jadi belum bisa di RAID krn minimal 2 Harddisk untuk bisa melakukan RAID). Anggap saja datanya hilang krn hdd bermasalah alias rusak. Menurut kalian penting gk yah data itu yg isi nya bertahun-tahun. Ya pasti penting lah krn namanya data kan harus siap setiap saat ketika di akses, bayangin klo akses facebook ada tulisan maaf data facebook anda tidak tersedia di karenakan system bermasalah, dikarenakan data hilang. Pasti kesel dan bikin bete (untungnya facebook servernya besar dan pastinya memperhatikan yg namanya storage (penyimpanan data para penggunannya). Jadi itu gambaran sebelum dan sesudah pke RAID.

Ini ada beberapa bukti kegiatan kami saat mengerjakan :

Ini ada Video langkah2 pembuatan RAID 0,1 dan 5 :

 

By

Progress Implementasi Raid pada Windows Server 2003 #

Hello kawan ,,,, !!!!

Pada kesempatan kali ini, saya mau melaporkan nih progress tugas pembuatan RAID pada Windows Server 2003. Pada progress kali ini saya bersama kelompok 7 Matakuliah Organisasi Komputer sabtu, 10 Oktober 2015 untuk praktek Raid di tempat Dosen Pengajar saya Pak Ignatius Agus untuk membuat tugas Raid. Sebelum saya menceritakan tentang progress pembuatannya, kita dari kelompok 7 yg diantaranya adalah anak SK CCIT dan TI MAVIB

Nama Kelompok 7 – Organisasi Komputer

Aji Setiawan
Hendri Iksan
Billy Prasetyo
Meliyana
Lusiana Dewi

Ini Foto kenampakan saya dan kelompok 7

Penasaran ngak Pengen Tau Fungsi RAID? RAID ( Redundant Array of Inexpensive Disk ) Merupakan suatu teknologi penyimpanan data yang menggabungkan beberapa hdd (harddisk) kedalam satu logical unit untuk tujuan redudansi serta mampu meningkat kan kinerja layanan data.

Gambaran tidak menggunakan Raid, Coba km yg punya laptop atau PC di rumah itu kan hanya menggunakan 1 HDD (jadi belum bisa di RAID krn minimal 2 Harddisk untuk bisa melakukan RAID). Anggap saja datanya hilang krn hdd bermasalah alias rusak. Menurut kalian penting gk yah data itu yg isi nya bertahun-tahun. Ya pasti penting lah krn namanya data kan harus siap setiap saat ketika di akses, bayangin klo akses facebook ada tulisan maaf data facebook anda tidak tersedia di karenakan system bermasalah, dikarenakan data hilang. Pasti kesel dan bikin bete (untungnya facebook servernya besar dan pastinya memperhatikan yg namanya storage (penyimpanan data para penggunannya). Jadi itu gambaran sebelum dan sesudah pke RAID.

Ini ada beberapa bukti kegiatan kami saat mengerjakan :

Ini ada Video langkah2 pembuatan RAID 0,1 dan 5 :

By

Internal Memory

Pelajari tentang internal memory dan bagaimana bagian tsb bekerja dalam sistem komputer sbb;

1. Register

2. Cache

3. ROM

4. RAM

5. SWAP memory

6. Virtual memory

Keterangan :

Status : 

Pembuktian :

  1. Register adalah memori berukuran sangat kecil dengan kecepatan akses sangat tinggi. Register digunakan untuk menyimpan data dan instruksi yang sedang diproses, sementara itu data dan instruksi lainnya yang menunggu giliran diproses akan disimpan dalam main memory. Register di dalam CPU terdiri atas :

1.    Instruction Register (IR) digunakan untuk menyimpan instruksi yang sedang diproses.
2.    Program Counter (PC) adalah register yang digunakan untuk menyimpan alamat lokasi main memory yang berisi instruksi yang sedang diproses. Selama proses
berlangsung, isi PC diubah menjadi alamat main memory yang berisikan instruksi berikutnya yang akan diproses. Hal ini memungkinkan untuk melacak jejak
instruksi selanjutnya di main memory.
3.    General purpose register, yaitu register yang mempunyai berbagai macam fungsi yang berhubungan dengan data yang sedang diproses. Misal, jika digunakan untuk
menampung data yang sedang diolah disebut sebagai operand register, sedangkan jika digunakan untuk menampung hasil olahan disebut sebagai accumulator.
4.    Memory Data Register (MDR), yaitu register yang digunakan untuk menampung data atau instruksi yang dikirimkan dari main memory ke CPU, atau menampung data yang akan disimpan ke main memory sebagai hasil olahan CPU.
5.    Memory Address Register (MAR) digunakan untuk menampung alamat data atau instruksi pada main memory yang akan diambil atau yang akan diletakkan.

 

2.

Pengertian cache

Cache adalah memory berukuran kecil yang sifatnya temporary (sementara). Walaupun ukuran filenya sangat kecil, namun keceptannya sangat tinggi. Dalam terminologi hardware, istilah ini biasanya merujuk pada memory berkecepatan tinggi yang menjembatani aliran data antara processor dengan memory utama (RAM) yang biasanya memiliki kecepatan jauh lebih rendah.

Cache umumnya terbagi menjadi beberapa jenis ? seperti L1 cache, L2 cache dan L3 cache. Apa sih fungsinya ? fungsinya yaitu :

 

  • cache berfungsi untuk mempercepat akses data pada komputer karena cache menyimpan data/informasi yang telah diakses oleh suatu buffer, sehingga meringankan kerja processor.
  • Dalam Internet sebuah proxy cache dapat mempercepat proses browsing dengan cara menyimpan data yang telah diakses di komputer yang berjarak dekat dengan komputer pengakses.

Jika kemudian ada user yang mengakses data yang sama, proxy cache akan mengirim data tersebut dari cache-nya, bukan dari tempat yang lama diakses. Dengan mekanisme HTTP, data yang diberikan oleh proxy selalu data yang terbaru, karena proxy server akan selalu mencocok kan data yang ada di cache-nya dengan data yang ada di server luar.

Kecepatan cache memory

Transfer data dari L1 cache ke prosesor terjadi paling cepat dibandingkan L2 cache maupun L3 cache (bila ada). Kecepatannya mendekati kecepatan register. L1 cache ini dikunci pada kecepatan yang sama pada prosesor. Secara fisik L1 cache tidak bisa dilihat dengan mata telanjang. L1 cache adalah lokasi pertama yang diakses oleh prosesor ketika mencari pasokan data. Kapasitas simpan datanya paling kecil, antara puluhan hingga ribuan byte tergantung jenis prosesor. Pada beberapa jenis prosesor pentium kapasitasnya 16 KB yang terbagi menjadi dua bagian, yaitu 8 KB untuk menyimpan instruksi, dan 8 KB untuk menyimpan data.

Transfer data tercepat kedua setelah L1 cache adalah L2 cache. Prosesor dapat mengambil data dari cache L2 yang terintegrasi (on-chip) lebih cepat dari pada cache L2 yang tidak terintegrasi. Kapasitas simpan datanya lebih besar dibandingkan L1 cache, antara ratusan ribu byte hingga jutaan byte, ada yang 128 KB, 256 KB, 512 KB, 1 MB, 2 MB, bahkan 8 MB, tergantung jenis prosesornya. Kapasitas simpan data untuk L3 cache lebih besar lagi, bisa ratusan juta byte (ratusan mega byte).

3. ROM

Read Only Memory adalah suatu hardware berupa memori yang hanya dapat dibaca. Pada ROM, kita tidak dapat mengisi atau menulisi data sewaktu-waktu seperti pada RAM. walaupun keduanya sama-sama dapat diakses secara acak.memori jenis ini memang lebih lambat, tapi data pada ROM tidak akan hilang dan tidak berubah walau komputer dalam keadaan mati/off karena ROM dapat menyimpan data tanpa membutuhkan daya listrik. Adapun bentuk dari ROM modern ini sering ditemukan dalam bentu IC (integrated circuit). Fungsi daripada ROM adalah sebagai media penyimpanan firmware, yaitu software (perangkat lunak) yang berhubungan dengan hardware (perangkat keras). seperti ROM BIOS, dimana BIOS tersebut dapat langsung di eksekusi dengan cepat, tanpa harus menunggu untuk menyalakan perangkat media penyimpanan lebih dulu seperti yang umumnya terjadi pada alat penyimpanan lain. Walau memori ROM hanya dapat dibaca saja, tapi data pada memori ini dapat di tulis ulang.

Berikut adalah cara kerja dari ROM:

3. RAM

pengertian ram fungsi ram

 

 

 

 

RAM merupakan singkatan dari Random Access Memory biasanya disebut dengan istilah pendek yaitu Memori. Memory atau RAM merupakan sebuah perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan data sementara. Memory bekerja dengan menyimpan dan menyuplai data-data penting yg dibutuhkan Processor dengan cepat untuk diolah menjadi informasi.

 

5. SWAP memory

Swap File adalah file/data yang di ambil dari sistem memori atau RAM dengan mentransfer data dari RAM ke perangkat penyimpanan dalam bentuk file swap sehingga komputer mempunyai memori free/space untuk menjalankan program lain. Ekstensi Swap File adalah SWP

Swap File adalah memori virtual,karena swap file tidak tersimpan di dalam fisik RAM. Swap File memperpanjang jumlah memori yang tersedia dan komputer dapat mengakses dengan cara menukar memori yang di gunakan idle proses dari RAM ke Swap File. Cara ini juga sering di sebut “Pagging”,adalah jenis umum dari manajemen memori. Bila memori bertukar untuk menjalankan sebuah program, maka data dari Swap File pagged kembali ke Physical Memory.

6. Virtual memory

Apa itu Virtual Memory?

Komputer kamu memiliki dua tipe memory. Pertama adalah hardisk atau solid state drive, digunakan untuk sistem operasi dan menyimpan data seperti foto, file, musik, dokumen dan sebagainya. Kedua adalah RAM, digunakan untuk menyimpan data sementara dari aplikasi, software atau proses. Hardisk sangat cocok untuk menyimpan file dalam waktu jangka panjang, sedangkan RAM bekerja dengan lebih cepat dan stabil, tugasnya untuk menampuh program dan file yang sedang kamu buka.

Apa Virtual Memory Kamu Terlalu Sedikit??

Lalu apa hubungan semua itu dengan virtual memory? Virtual Memory sangatlah berguna. Jika kamu menggunakan semua space dari RAM untuk sistem operasi, maka virtual memory akan menghandle proses lainnya. Jika di sistem operasi linux, ini lebih mirip seperti swap file untuk memberikan bantuan memory sementara. Ini memungkinkan sistem kamu untuk menghandle lebih banyak program, tapi karena memory hardisk kinerjanya lebih lambat dibandingkan RAM maka performa komputer akan menurun.

Ketika memory RAM sudah lemot, swap file akan datang membantu. Beberapa data yang disimpan dalam RAM akan dipindahkan ke swap file, menyediakan ruang tambahan untuk memory yang berkecepatan tinggi.

By

Menghadiri Raharja Career

Pertanyaan :

Buat laporan seperti standard yang sudah ditetapkan di Perguruan Tinggi Raharja,

Laporan ada link di SKUP masing masing.

Status :  Tercapai 100%

Keterangan :
Saya sudah menghadiri Raharja Career & mengisi formulir tugas mandiri

Pembuktian :

 

By

Type Sistem Operasi

Pertanyaan :

1. Interactive operating system

2. Batch operating system

3. Single user operating system

4. Multi programming operating system

Berikan penjelassan dan contoh contohnya, di post di iMe TL301 , ada link di SKUP masing masing.

Keterangan : saya telah mengerjakan tugas dengan baik dan benar

Status : 100% tercapai

Pembuktian :

1.Sistem operasi jaringan (interactive operating system ) adalah sebuah jenis sistem operasi yang ditujukan untuk menangani jaringan. Umumnya, sistem operasi ini terdiri atas banyak layanan atau service yang ditujukan untuk melayani pengguna, seperti layanan berbagi berkas, layanan berbagi alat pencetak (printer), DNS Service, HTTP Service, dan lain sebagainya. Istilah ini populer pada akhir dekade 1980-an hingga awal dekade 1990-an.

Beberapa sistem operasi jaringan yang umum dijumpai adalah sebagai berikut:

Microsoft MS-NET
Microsoft LAN Manager
Novell NetWare
Microsoft Windows NT Server
GNU/Linux
Banyan VINES
Beberapa varian UNIX, seperti SCO OpenServer, Novell UnixWare, atau Solaris

2. Batch System
Batch system adalah dimana job-job yang mirip dikumpulkan dan dijalankan secara kelompok kemudian setelah kelompok yang dijalankan tadi selesai maka secara otomatis kelompok lain dijalankan. jadi dengan kata lain adalah teknologi proses komputer dari generasi ke-2. yang jika suatu tugas sedang dikerjakan pada 1 rangkaian, akan di eksekusi secara berurutan. Pada komputer generasi ke-2 sistem komputer nya maasih blum dilengkapi oleh sebuah sistem operasi. But, dalan beberapa fungsi sistem operasi, seperti os yang tengah berkembang pada jaman sekarang ini. Contohnya adlah FMS ( Fortarn Monitoring System ) dan IBSYS.

Jadi bisa disimpulkan, bahwa komputer generasi ke-2 ini merupakan generasi pertama Sistem Operasi.

contoh sebuah Batch System adalah sebuah e-mail dan transaksi batch processing. Dalam suatu sistem batch processing, transaksi secara individual dientri melalui peralatan terminal, dilakukan validasi tertentu, dan ditambahkan ke transaction file yang berisi transaksi lain, dan kemudian dientri ke dalam sistem secara periodik. Di waktu kemudian, selama siklus pengolahan berikutnya, transaction file dapat divalidasi lebih lanjut dan kemudian digunakan untuk meng-up date master file yang berkaitan.
ada 2 cara dalam Batch System yaitu :
1. Resident Monitor

a. Operator bertugas mengatur urutan job
b. Job-job yg sama cukup dicetak sekali saja,cara inilah yg disebut “Batch system”
Teknik pengurutan job secara manual begini akan menyebabkan tingginya waktu
menganggur CPU. Muncul teknik pengurutan job otomatis yg mampu mentransfer secara otomatis dari suatu proses ke proses lainnya.Program kecil dan bersifat residen dimemori serta berisi urutan2 job yg akan berpindah secara otomatis, inilah “Resident Monitor”
2. Overlap Operasi antara I/O dg CPU
– Off line Processing, data yg dibaca dari card reader disimpan dulu dalam tape driver sebelum dibawa ke CPU, demikian pula informasi yg mau dicetak, disimpan dulu di tape
– Spooling adalah suatu program dapat dikerjakan walaupun I/O masih mengerjakan proses lainnya dan disk secara bersamaan menggunakan data untuk banyak proses. Pengertian multi programming adalah kegiatan menjalankan beberapa program pada memori pada satu waktu.

3. Single user system

Single user adalah istilah di dalam penggunaan Sistem Operasi yang hanya dapat digunakan oleh satu pengguna saja. Single Tasking adalah istilah di dalam komputer yang melakukan sebuah pekerjaan dalam satu waktu. Dalam kasus Single user dan Multi tasking ini bisa di bilang yang paling jadul atau bisa di bilang paling kuno yang dibuat pada waktu itu contohnya antara lain MS-DOS dan Palm OS. Dalam penggunaan sistem operasi ini kurang efektif karena kurang dapat mempersingkat waktu pengerjaan. dan juga dalam sistem operasi ini grafisnya masih kurang bagus sehingga dalam pemakaiannya akan cepat bosan.Contoh : MS DOS

4. Multi programming operating system

Multi-program adalah salah satu teknik penjadwalan dimana tugas (task) yang sedang berjalan tetap berjalan sampai ia melakukan operasi yang membutuhkan waktu untuk menunggu respon dari luar (external event), misalnya membaca data dari disket/CD/dsb, atau sampai komputer memaksa untuk menukar tugas yang sedang berjalan dengan tugas lainnya. Sistem operasi yang yang menggunakan multi-program sebagai scheduler-nya bertujuan untuk memaksimalkan penggunaan CPU.

Pada masa-masa awal dunia perkomputeran, CPU cukup mahal dan peripherals sangat lamban. Saat komputer menjalankan sebuah program yang membutuhkan akses ke peripheral, CPU harus menghentikan instruksi-instruksi program lainnya selama peripheral memproses data. Hal ini dianggap sangat tidak efisien.

Usaha pertama untuk membuat sistem operasi berbasis multi-program dilakukan pada tahun 1960an. Beberapa program yang berlainan di dalam batch di-load ke memori komputer, dan program yang pertama akan dijalankan. Saat program tersebut mencapai instruksi untuk menunggu akses ke peripheral, konteks dari program ini disimpan, dan program berikutnya di memori mulai dijalankan. Proses ini berulang terus sampai semua program selesai dijalankan.

Multi-program tidak memberi garansi bahwa program-program akan berjalan bersamaan. Bisa saja program pertama yang dijalankan tidak membutuhkan akses ke peripheral sehingga program tersebut berjalan terus berjam-jam. Namun multiprogramming cukup mengurangi waktu user untuk menunggu karena user tinggal memasukan sederetan program ke komputer dan kembali beberapa jam kemudian untuk melihat hasilnya.

Primary Control Program (PCP) pada OS/360 versi awal menggunakan sistem multiprogramming seperti yang disebut barusan, namun kemudian diganti pada tahun berikutnya oleh MFT dengan sistem multi-program yang membatasi waktu proses bagi CPU sebelum mengganti dengan proses lainnya.

By

Tentang Software dan Fungsinya

Pertanyaan :

Pelajari tentang macam macam software dengan fungsinya melipiti sbb:

1. Software pada level BIOS atau Firmware dan contohnya .

2. Inti dari software atau Kernel dan contohnya

3. Software sistem operasi dan contoh nya

4. Software Device driver dan contohnya

5. Software Utility dan contohnya

6. Software bahasa pemrograman dan contohnya

7. Software database dan contohnya

8. Software program paket niaga dan contohnya

9. Software aplikasi dan contohnya.

10. Software untuk keperluan yang khusus dan contohnya

Keterangan : saya sudah mengerjakan tugas ini

Status : 100% tercapai

Pembuktian :

Software aplikasi

Perangkat lunak aplikasi (bahasa Inggris: software application) adalah suatu subkelas perangkat lunak komputer yang memanfaatkan kemampuan komputer langsung untuk melakukan suatu tugas yang diinginkan pengguna. Biasanya dibandingkan dengan perangkat lunak sistem yang mengintegrasikan berbagai kemampuan komputer, tapi tidak secara langsung menerapkan kemampuan tersebut untuk mengerjakan suatu tugas yang menguntungkan pengguna. Contoh utama perangkat lunak aplikasi adalah pengolah kata, lembar kerja, dan pemutar media.

Beberapa aplikasi yang digabung bersama menjadi suatu paket kadang disebut sebagai suatu paket atau suite aplikasi(application suite). Contohnya adalah Microsoft Office dan OpenOffice.org, yang menggabungkan suatu aplikasi pengolah kata, lembar kerja, serta beberapa aplikasi lainnya. Aplikasi-aplikasi dalam suatu paket biasanya memiliki antarmuka pengguna yang memiliki kesamaan sehingga memudahkan pengguna untuk mempelajari dan menggunakan tiap aplikasi. Sering kali, mereka memiliki kemampuan untuk saling berinteraksi satu sama lain sehingga menguntungkan pengguna. Contohnya, suatu lembar kerja dapat dibenamkan dalam suatu dokumen pengolah kata walaupun dibuat pada aplikasi lembar kerja yang terpisah.

Paket Program Niaga
MENGENAL MICROSOFT WORD 2007
Microsoft Word (MS Word) adalah program untuk mengolah kata. Program ini umumya digunakan untuk menulis dokumen misalnya karya tulis, skripsi, novel, dan sebagainya. MS Word banyak dipakai saat ini dibandingkan dengan program pengolah kata lainnya, seperti WordStar, AmiPro, Word-Perfect dan lain-lain. Hal ini dikarenakan fasilitas yang disediakan, kemudahan dalam menggunakan, hasil yang diperoleh, tampilan yang menarik dan lain sebagainya.
Ada versi terbaru MS Word setelah MS Word 2003 bertahan sebagai software pengolah kata favorit yaitu MS Word 2007.
Pada interface atau wajah MS Word terjadi perubahan yang signifikan menggantikan tampilan menu, toolbar dan sebagian besar task panes yang ada di versi-versi sebelumnya dengan tampilan lebih sederhana dan efisien.
Secara default tampilan area kerja program MS Word 2007 terdiri atas Title Bar, Office Button, Quick Access Toolbar, Menu Bar, Ribbon, Ruler, Status Bar, dan View Toolbar.

Gambar 1.1 Tampilan area kerja MS Word
Dari gambar diatas dapat diuraikan sebagai berikut.
· Title Bar berisi nama file yang sedang dikerjakan, serta tombol menampilkan, atau menyembunyikan jendela program, dan menutup program, yaitu tombol Minimize, Maximize/Restore, dan Close.
· Office Button berisi perintah-perintah yang berkaitan dengan dokumen seperti membuat dokumen baru (New), membuka dokumen (Open), menyimpan dokumen (Save), mencetak dokumen (Print), dan sebagainya.
· Quick Access Toolbar berisi tombol-tombol yang berfungsi sebagai alternative penggunaan perintah yang sering digunakan.
· Menu Bar berisi serangkaian perintah yang didalamnya terdapat sub-sub perintah sesuai kategorinya. Sebagai contoh, pada menu Home terdapat submenu Clipboard, Font, Paragraph, Styles, dan Editing yang didalamnya berisi perintah-perintah sesuai kategorinya.
· Ribbon berisi perintah-perintah khusus yang merupakan submenu dari Menu Bar.
· Ruler merupakan kotak pengukuran yang diletakkan secara horizontal, yaitu di atas dokumen, dan secara vertikal, yaitu di sebelah kiri dokumen.
· Status Bar adalah baris horizontal yang menampilkan informasi jendela dokumen yang sedang ditampilkan.
· View Toolbar berisi pengaturan jenis tampilan dokumen, antara lain:
§ Print Layout: memberikan tampilan sesuai hasil yang akan diterima pada saat dicetak (default).
§ Full Screen Reading: memberikan tampilan halaman penuh.
§ Web Layout: memberikan tampilan sesuai hasil yang ditampilkan di dalam jendela browser.
§ Outline: memberikan tampilan sesuai heading di dalam dokumen dan tingkatan di dalam struktur dokumen.
§ Draft: memberikan tampilan yang berkelanjutan (menggabungkan seluruh halaman seperti dalam satu gulungan).
Software pada level BIOS atau Firmware dan contohnya .

Dalam elektronik dan komputasi, firmware adalah istilah yang sering digunakan untuk menunjukkan program tetap, biasanya agak kecil, dan/atau struktur data yang internal kontrol berbagai perangkat elektronik. Contoh perangkat yang mengandung kisaran firmware dari produk pengguna akhir seperti remote kontrol atau kalkulator, melalui bagian komputer dan perangkat seperti hard disk, keyboard, layar TFT atau kartu memori, semua cara untuk instrumentasi ilmiah dan robotika industri. perangkat konsumen Juga lebih kompleks, seperti ponsel, kamera digital, synthesizer, dll, berisi firmware untuk memungkinkan operasi dasar perangkat serta melaksanakan fungsi-fungsi tingkat yang lebih tinggi.

Tidak ada batasan yang pasti antara firmware dan perangkat lunak, karena keduanya adalah istilah-istilah deskriptif cukup luas. Namun, istilah firmware awalnya diciptakan untuk lebih mengarah ke perangkat lunak tingkat yang lebih tinggi (Update) yang dapat diubah tanpa mengganti komponen perangkat keras, dan firmware biasanya terlibat dengan operasi low-level yang sangat dasar tanpa perangkat akan benar-benar tidak berfungsi. Firmware juga merupakan istilah yang relatif, sebagai perangkat embedded firmware berisi data satu tingkat dari yang sudah ada. Subsistem seperti CPU, chip flash, pengendali komunikasi, modul LCD, dan seterusnya, memiliki kode program sendiri (biasanya tetap), mereka atau microcode dianggap sebagai “bagian dari perangkat keras firmware” dengan tingkat-tinggi.
Tingkat rendah firmware biasanya berada di struktur PLA atau dalam ROM (atau OTP / PROM), sedangkan firmware tingkat tinggi (sering di batasi ke software) biasanya menggunakan memori flash untuk melakukan update, setidaknya dalam perangkat modern. (Alasan umum untuk update firmware termasuk memperbaiki bug atau menambahkan fitur ke perangkat. Untuk melakukan hal tersebut biasanya melibatkan pembuatan berkas citra biner yang disediakan oleh produsen ke dalam perangkat, sesuai dengan prosedur tertentu;. Ini kadang-kadang dimaksudkan untuk dilakukan oleh pengguna akhir.
Jadi, sementara tingkat tinggi dari firmware (atau perangkat lunak) biasanya disimpan sebagai konfigurasi lanjutan, sementara tingkat rendah, kadang tidak disebut firmware mungkin sering dianggap sebagai perangkat keras yang sebenarnya dalam dirinya sendiri. Sebagai contoh, firmware yang lebih lama sering diimplementasikan sebagai matriks dioda semikonduktor diskrit. Setara modern merupakan matriks yang terintegrasi transistor efek medan dimana 0 dan 1 adalah diwakili oleh apakah suatu komponen tertentu dalam ROM dan / atau PLA matriks hadir atau tidak.
Komputer pribadi
Dalam beberapa hal, berbagai komponen firmware sama pentingnya dengan sistem operasi dalam bekerjanya komputer. Namun, tidak seperti sistem operasi paling modern, firmware jarang memiliki mekanisme otomatis baik berevolusi memperbarui sendiri untuk memperbaiki masalah fungsionalitas mana pun terdeteksi setelah pengiriman unit.
Saat ini, seseorang dapat cukup mudah update BIOS di PC yang modern, perangkat seperti kartu video atau modem sering mengandalkan pada firmware yang dimuat secara dinamis oleh driver perangkat dan dengan demikian dapat memperoleh transparan yang diperbaharui melalui mekanisme sistem operasi update. Sebaliknya, firmware di perangkat penyimpanan jarang diperbarui, bahkan ketika flash (bukan ROM) penyimpanan yang digunakan; tidak ada mekanisme standar untuk mendeteksi dan meng-update versi firmware. Namun, dalam prakteknya, perangkat tersebut memiliki tingkat rendah untuk masalah fungsi dibandingkan dengan bagian di mana firmware dapat diperbarui.
Firmware “hacking”
Kadang-kadang pihak ketiga dapat menulis sebuah versi baru atau modifikasi tidak resmi dari firmware untuk menyediakan fitur-fitur baru atau untuk membuka fungsi yang tersembunyi. Contoh termasuk:
Rockbox untuk pemutar audio digital.
CHDK dan Lantern Magic untuk kamera Canon digital.
OpenWRT untuk router nirkabel.
RouterTech – untuk modem ADSL / router berbasis chipset Texas Instrumen AR7 (dengan Pspboot atau bootloader Adam2).
Firmware wilayah bebas untuk DVD-drive, yang tidak wilayah bebas dengan firmware resmi.
SamyGO, firmware pengganti televisi Samsung. [4]
Banyak proyek homebrew untuk game konsol. Ini sering dapat membuka fungsi tujuan komputasi umum dalam perangkat sebelumnya terbatas (misalnya, berjalan Doom pada iPod).
hacks firmware Kebanyakan perangkat lunak bebas dengan open source juga.
Hacks ini biasanya mengambil keuntungan dari fasilitas update firmware pada banyak perangkat untuk menginstal atau menjalankan sendiri. Beberapa, bagaimanapun, harus resor untuk eksploitasi dalam rangka untuk menjalankan, karena produsen telah berusaha untuk mengunci perangkat keras untuk menghentikannya dari menjalankan kode tidak berlisensi.

3. Software sistem operasi dan contoh nya

Fungsi Sistem Operasi – Sistem operasi adalah perangkat lunak yang terdapat pada komputer/laptop yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras dan juga operasi-operasi dasar pada sistem, termasuk software-software aplikasi seperti pengolah kata, browsing, gaming, dan ysng lainnya.
Sistem operasi merupakan otak dari komputer yang mengatur kinerja komputer mulai dari sumber daya dan juga aplikasi program. Sistem operasi juga bertidak sebagai perantara antara pengguna komputer kepada komputer hardware. fungsi sistem operasi yang lainnya yaitu untuk mengatur dan mengontrol penyimpanan data di memory. Untuk fungsi-fungsi perangkat keras seperti sebagai masukan, keluaran, dan alokasi memori, sistem operasi bertindak sebagai perantara antara program aplikasi dan perangkat keras komputer, meskipun kode aplikasi biasanya dieksekusi langsung oleh perangkat keras dan seringkali akan menghubungi OS atau terputus oleh itu. Sistem operasi yang ditemukan pada hampir semua perangkat yang berisi komputer-dari ponsel dan konsol permainan video untuk superkomputer dan server web.

Tugas Sistem Operasi:

1. Sebagai Control program/sistem
2. Mengelola memory
3. Sebagai penyedia antarmuka
4. Memudahkan user nyaman, dan memaksimalkan kinerja komputer
Bagian-bagian sistem operasi:

1.Mekanisme Boot, yaitu untuk meletakan kernel ke dalam memory kernel, kernel dapat dikatakan sebagai inti dari Sistem Operasi.

kernel adalah suatu program yang berjalan setiap waktu pada komputer
2.Command Interpreter atau Shell, bertugas untuk membaca input berupa perintah dan menyediakan beberapa fungsi standar dan fungsi dasar yang dapat dipanggil oleh aplikasi/program maupun piranti lunak lain. Contoh dari Shell adalah : Command Prompt pada Windows XP (DOS pada Windows 98), XTerm dan Konsole di Mesin Linux (Unix).

Command promt adalah sebuah perintah pada windows yang berfungsi untuk memudahkan user berinteraksi dengan komputer.
3.Driver untuk berinteraksi dengan hardware sekaligus mengontrol kinerja hardware.

4.Resource Allocator. Sistem Operasi bertugas mengatur dan mengalokasikan sumber daya dari perangkat.

5.Handler. Handler berperan dalam mengendalikan sistem perangkat agar terhindar dari kekeliruan (error) dan penggunaan sumber daya yang tidak perlu.

Macam-macam sistem operasi:

Banyak sekali jenis sistem operasi saat ini. Sistem operasi kini tidak lagi hanya pada komputer ataupun laptop, tetapi juga terdapat pada smartphone ataupun tablet. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang sistem operasi lihat di bawah ini.

1. Windows
Microsoft Windows atau lebih dikenal dengan sebutan Windows adalah keluarga sistem operasi komputer pribadi yang dikembangkan oleh Microsoft menggunakan antarmuka dengan pengguna berbasis grafik (graphical user interface). Windows ini merupakan sistem operasi yang sering kita gunakaan saat ini. Sistem operasi ini menjadi populer karena mudah digunakan dan juga banyak fitur-fitur yang tidak ada di sistem operasi lainnya. Versi windows saat ini:

Windows 1 (20 November 1985)
Windows 2 (November 1987)
Windows 3 (22 Mei 1990)
Windows 3.1 (18 Maret 1992)
Windows NT 3.1
Windows For Workgroups 3.11 (11 Agustus 1993)
Windows NT 3.5 (21 September 1994)
Windows 95 ( 14 Agustus 1995)
Windows NT 4.0 (29 Juli 1996)
Windows 98 (15 Mei 1998)
Windows 2000 (17 Februari 2000)
Windows XP (25 Oktober 2001)
Windows Server 2003 (24 April 2003)
Windows Vista (30 Januari 2007)
Windows Server 2008 (27 Februari 2008)
Windows 7 ( 22 Oktober 2009)
Windows 8 ( 26 Oktober 2012)
Windows 8.1 ( Awal Juni 2013)
Windows 10
2. Linux

Awalnya dikembangkan oleh Linus Torvalds yang pada mulanya sekedar emulasi terminal yang dibutuhkan untuk mengakses server UNIX di Universitasnya. Linux merupakan kloningan dari MINIX (Salah satu varian UNIX), peralatan sistem dan pustakanya umumnya berasal dari Sistem Operasi GNU. Linux memiliki banyak disain yang berasal dari disain dasar UNIX, Linux menggunakan Kernel Monilitik yaitu Kernel Linux yang menangani kontrol prosses, jaringan, periferal, dan pengaksesan sistem berkas. Sama seperti UNIX, Linuxpun dapat dikendalikan oleh satu atau lebih antarmuka baris perintah (Command Line Interface/CLI) berbasis teks, antarmuka pengguna grafis (Graphical User Interface/GUI) yang merupakan konfigurasi bawaan untuk versi dektop.
Pada komputer Desktop, GNOME, KDE dan Xfce merupakan antarmuka pengguna yang paling populer diantara varian antarmuka pengguna lainnya. Sebuah sistem Linux menyediakan antarmuka baris perintah lewat sebuah Shell (Konsole). Perbedaan utama antara Linux dan Sistem Operasi Populer lainnya terletak pada Kernel Linux dan komponen-komponennya yang bebas dan terbuka. Sama seperti pada UNIX, Linux berkonsentrasi pada Workstation dan Server banyak Workstation dan Server yang mengandalkan Linux karena Linux sangat stabil digunakan untuk jangka waktu lama dan Linuxpun kebal terhadap Malware.
Satu hal yang membedakan Linux terhadap Sistem Operasi lainnya adalah harga. Harga Linux ini kebanyakan Gratis walaupun ada juga yang berbayar (Lisensi). Linux dapat didistribusikan tanpa harus memberikan royalty kepada seseorang. Linux disusun berdasarkan standard Sistem Operasi POSIX yang diturunkan dari UNIX itu sendiri. Ada beberapa macam Distro Linux, seperti : Debian, Lycoris, Xandros, Lindows, Linare, Linux-Mandrake, Red Hat Linux, Slackware, Knoppix, Fedora, Suse, Ubuntu.
3. UNIX
UNIX adalah Sistem Operasi yang diciptakan oleh Ken Thompson dan Dennis Ritchie, dikembangkan oleh AT&T Bell Labs. UNIX didesain sebagai Sistem Operasi yang portabel, Multi-Tasking dan Multi-User.

UNIX sendiri ditulis dalam bahasa C sehingga UNIX pun mirip dengan DOS yaitu Line/Text Command Based selain itu UNIX pun merupakan Sistem Operasi yang secure dibanding dengan Sistem Operasi lain, karena setiap file, direktori, user dan group memiliki set izin tersendiri untuk diakses. Karena adanya dukungan Proyek GNU, maka selanjutnya UNIX berkembang menjadi LINUX (Salah satu varian UNIX).

3. MAC OS X
OS X, atau yang sebelumnya disebut Mac OS X, adalah versi terbaru dari sistem operasi Mac OS untuk komputer Macintosh. Sistem operasi ini pertama kali dikeluarkan pada tahun 2001 dan populer di kalangan pengguna.

Karakter “X” adalah nomor Romawi yang artinya sepuluh, di mana versi ini adalah penerus dari sistem operasi yang digunakan sebelumnya seperti Mac OS 8 dan Mac OS 9. Beberapa orang membacanya sebagai huruf “X” yang terdengar seperti “eks”. Salah satu alasan mengapa mereka menafsir sedemikian karena tradisi untuk memberikan nama sistem operasi yang berbasis Unix dengan akhiran “x” (misalnya AIX, IRIX, Linux, Minix, Ultrix, Xenix).

Mac OS X Server juga dirilis pada tahun 2001. Pada dasarnya versi Server ini mirip dengan versi standardnya, dengan perbedaan bahwa versi Server mencakup piranti lunak untuk keperluan manajemen dan administrasi workgroup dalam komputer berskala besar. Contoh fitur tambahan yang tersedia untuk versi ini adalah piranti lunak untuk menjalankan fungsi-fungsi seperti SMTP, SMB, LDAP dan DNS. Selain itu cara melisensinya juga berbeda.

Mac OS X adalah sistem operasi yang menggunakan kernel BSD sehingga beberapa kalangan mengatakan bahwa Mac OS X termasuk dalam keluarga Unix. Hal yang menarik dari OS ini adalah keindahan tampilannya sehingga menjadikannya panutan bagi pengembang desktop lain.

4. Android

Hampir seluruh masyarakat di Indonesia sudah memiliki ponsel yang berbasis Android untuk menunjang kebutuhan mereka. Android adalah sistem operasi berbasis Linux yang dirancang untuk perangkat seluler layar sentuh seperti telepon pintar dan komputer tablet. Android awalnya dikembangkan oleh Android, Inc., dengan dukungan finansial dari Google, yang kemudian membelinya pada tahun 2005. Sistem operasi ini dirilis secara resmi pada tahun 2007, bersamaan dengan didirikannya Open Handset Alliance, konsorsium dari perusahaan-perusahaan perangkat keras, perangkat lunak, dan telekomunikasi yang bertujuan untuk memajukan standar terbuka perangkat seluler. Ponsel Android pertama mulai dijual pada bulan Oktober 2008.
Antarmuka pengguna Android didasarkan pada manipulasi langsung, menggunakan masukan sentuh yang serupa dengan tindakan di dunia nyata, seperti menggesek, mengetuk, mencubit, dan membalikkan cubitan untuk memanipulasi obyek di layar. Android adalah sistem operasi dengan sumber terbuka, dan Google merilis kodenya di bawah Lisensi Apache. Kode dengan sumber terbuka dan lisensi perizinan pada Android memungkinkan perangkat lunak untuk dimodifikasi secara bebas dan didistribusikan oleh para pembuat perangkat, operator nirkabel, dan pengembang aplikasi. Selain itu, Android memiliki sejumlah besar komunitas pengembang aplikasi (apps) yang memperluas fungsionalitas perangkat, umumnya ditulis dalam versi kustomisasi bahasa pemrograman Java. Pada bulan Oktober 2012, ada sekitar 700.000 aplikasi yang tersedia untuk Android, dan sekitar 25 juta aplikasi telah diunduh dari Google Play, toko aplikasi utama Android. Sebuah survey pada bulan April-Mei 2013 menemukan bahwa Android adalah platform paling populer bagi para pengembang, digunakan oleh 71% pengembang aplikasi seluler.

Faktor-faktor di atas telah memberikan kontribusi terhadap perkembangan Android, menjadikannya sebagai sistem operasi telepon pintar yang paling banyak digunakan di dunia, mengalahkan Symbian pada tahun 2010. Android juga menjadi pilihan bagi perusahaan teknologi yang menginginkan sistem operasi berbiaya rendah, bisa dikustomisasi, dan ringan untuk perangkat berteknologi tinggi tanpa harus mengembangkannya dari awal. Akibatnya, meskipun pada awalnya sistem operasi ini dirancang khusus untuk telepon pintar dan tablet, Android juga dikembangkan menjadi aplikasi tambahan di televisi, konsol permainan, kamera digital, dan perangkat elektronik lainnya. Sifat Android yang terbuka telah mendorong munculnya sejumlah besar komunitas pengembang aplikasi untuk menggunakan kode sumber terbuka sebagai dasar proyek pembuatan aplikasi, dengan menambahkan fitur-fitur baru bagi pengguna tingkat lanjut atau mengoperasikan Android pada perangkat yang secara resmi dirilis dengan menggunakan sistem operasi lain.

5. IOS

iOS (sebelumnya iPhone OS) adalah sistem operasi perangkat bergerak yang dikembangkan dan didistribusikan oleh Apple Inc. Sistem operasi ini pertama diluncurkan tahun 2007 untuk iPhone dan iPod Touch, dan telah dikembangkan untuk mendukung perangkat Apple lainnya seperti iPad dan Apple TV. Tidak seperti Windows Phone (Windows CE) Microsoft dan Android Google, Apple tidak melisensikan iOS untuk diinstal di perangkat keras non-Apple. Pada 12 September 2012, App Store Apple berisi lebih dari 700.000 aplikasi iOS, yang secara kolektif telah diunduh lebih dari 30 miliar kali ini memiliki pangsa pasar 14,9% untuk unit sistem operasi perangkat bergerak telepon cerdas yang dijual pada kuartal ketiga 2012, terbanyak setelah Android Google. Pada bulan Juni 2012, iOS mencakup 65% konsumsi data web perangkat bergerak (termasuk di iPod Touch dan iPad). Pada pertengahan 2012, terdapat 410 juta perangkat bergerak yang diaktifkan.[8] Menurut Apple pada tanggal 12 September 2012, 400 juta perangkat bergerak iOS telah dijual sepanjang bulan Juni 2012.
Antarmuka pengguna iOS didasarkan pada konsep manipulasi langsung menggunakan gerakan multisentuh. Elemen kontrol antarmukanya meliputi slider, switch, dan tombol. Interaksi dengan SO ini mencakup gerakan seperti geser, sentuh, jepit, dan jepit buka, masing-masing memiliki arti tersendiri dalam konteks sistem operasi iOS dan antarmuka multisentuhnya. Akselerometer internalnya dipakai oleh sejumlah aplikasi agar bisa merespon terhadap pengguncangan alat (misalnya membatalkan tindakan) atau memutarnya dalam tiga dimensi (misalnya beralih dari mode potret ke lanskap).

iOS diturunkan dari OS X, yang memiliki fondasi Darwin dan karena itu iOS merupakan sistem operasi Unix. iOS adalah versi bergerak dari sistem operasi OS X yang dipakai di komputer-komputer Apple.

Database

Database adalah adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari database tersebut.

Contoh-contoh software Database:
Microsoft SQL Server
Oracle
Sybase
Interbase
XBase
Firebird
MySQL
PostgreSQL
Microsoft Access
dBase III
Paradox
FoxPro
Visual FoxPro
Arago
Force
Recital
dbFast
dbXL
Quicksilver
Clipper

Pengertian Kernel

Kernel adalah suatu perangkat lunak yang menjadi bagian utama dari sebuah sistem operasi. Tugasnya melayani bermacam program aplikasi untuk mengakses perangkat keras komputer secara aman.

Karena akses terhadap perangkat keras terbatas, sedangkan ada lebih dari satu program yang harus dilayani dalam waktu yang bersamaan, maka kernel juga bertugas untuk mengatur kapan dan berapa lama suatu program dapat menggunakan satu bagian perangkat keras tersebut. Hal tersebut dinamakan sebagai multiplexing.

Akses kepada perangkat keras secara langsung merupakan masalah yang kompleks, oleh karena itu kernel biasanya mengimplementasikan sekumpulan abstraksi hardware. Abstraksi-abstraksi tersebut merupakan sebuah cara untuk menyembunyikan kompleksitas, dan memungkinkan akses kepada perangkat keras menjadi mudah dan seragam. Sehingga abstraksi pada akhirnya memudahkan pekerjaan programer.

Untuk menjalankan sebuah komputer kita tidak harus menggunakan kernel sistem operasi. Sebuah program dapat saja langsung di- load dan dijalankan diatas mesin ‘telanjang’ komputer, yaitu bilamana pembuat program ingin melakukan pekerjaannya tanpa bantuan abstraksi perangkat keras atau bantuan sistem operasi. Teknik ini digunakan oleh komputer generasi awal, sehingga bila kita ingin berpindah dari satu program ke program lain, kita harus mereset dan meload kembali program-program tersebut.

Ada 4 kategori kernel:

1. Monolithic kernel. Kernel yang menyediakan abstraksi perangkat keras yang kaya dan tangguh.

2. Microkernel. Kernel yang menyediakan hanya sekumpulan kecil abstraksi perangkat keras sederhana, dan menggunakan aplikasi-aplikasi yang disebut sebagai server untuk menyediakan fungsi-fungsi lainnya.

3. Hybrid (modifikasi dari microkernel). Kernel yang mirip microkernel, tetapi ia juga memasukkan beberapa kode tambahan di kernel agar ia menjadi lebih cepat.

4. Exokernel. Kernel yang tidak menyediakan sama sekali abstraksi hardware, tapi ia menyediakan sekumpulan pustaka yang menyediakan fungsi-fungsi akses ke perangkat keras secara langsung atau hampir-hampir langsung.

Dari keempat kategori kernel yang disebutkan diatas, kernel Linux termasuk kategori monolithic kernel. Kernel Linux berbeda dengan sistem Linux. Kernel Linux merupakan sebuah perangkat lunak orisinil yang dibuat oleh komunitas Linux, sedangkan sistem Linux, yang dikenal saat ini, mengandung banyak komponen yang dibuat sendiri atau dipinjam dari proyek pengembangan lain.

Kernel Linux pertama yang dipublikasikan adalah versi 0.01, pada tanggal 14 Maret 1991. Sistem berkas yang didukung hanya sistem berkas Minix. Kernel pertama dibuat berdasarkan kerangka Minix (sistem UNIX kecil yang dikembangkan oleh Andy Tanenbaum). Tetapi, kernel tersebut sudah mengimplementasi proses UNIX secara tepat.

Pada tanggal 14 Maret 1994 dirilis versi 1.0, yang merupakan tonggak sejarah Linux. Versi ini adalah kulminasi dari tiga tahun perkembangan yang cepat dari kernel Linux. Fitur baru terbesar yang disediakan adalah jaringan. Versi 1.0 mampu mendukung protokol standar jaringan TCP/IP. Kernel 1.0 juga memiliki sistem berkas yang lebih baik tanpa batasan-batasan sistem berkas Minix. Sejumlah dukungan perangkat keras ekstra juga dimasukkan ke dalam rilis ini. Dukungan perangkat keras telah berkembang termasuk diantaranya floppy-disk, CD-ROM, sound card, berbagai mouse, dan keyboard internasional. Dukungan juga diberikan terhadap modul kernel yang loadable dan unloadable secara dinamis.

Satu tahun kemudian dirilis kernel versi 1.2. Kernel ini mendukung variasi perangkat keras yang lebih luas. Pengembang telah memperbaharui networking stack untuk menyediakan support bagi protokol IPX, dan membuat implementasi IP lebih lengkap dengan memberikan fungsi accounting dan firewalling. Kernel 1.2 ini merupakan kernel Linux terakhir yang PC-only. Konsentrasi lebih diberikan pada dukungan perangkat keras dan memperbanyak implementasi lengkap pada fungsi-fungsi yang ada.

Pada bulan Juni 1996, kernel Linux 2.0 dirilis. Versi ini memiliki dua kemampuan baru yang penting, yaitu dukungan terhadap multiple architecture dan multiprocessor architectures. Kode untuk manajemen memori telah diperbaiki sehingga kinerja sistem berkas dan memori virtual meningkat. Untuk pertama kalinya, file system caching dikembangkan ke networked file systems, juga sudah didukung writable memory mapped regions. Kernel 2.0 sudah memberikan kinerja TCP/IP yang lebih baik, ditambah dengan sejumlah protokol jaringan baru. Kemampuan untuk memakai remote netware dan SMB (Microsoft LanManager) network volumes juga telah ditambahkan pada versi terbaru ini. Tambahan lain adalah dukungan internal kernel threads, penanganan dependencies antara modul-modul loadable, dan loading otomatis modul berdasarkan permintaan (on demand). Konfigurasi dinamis dari kernel pada run time telah diperbaiki melalui konfigurasi interface yang baru dan standar.

Semenjak Desember 2003, telah diluncurkan Kernel versi 2.6, yang dewasa ini (2008) telah mencapai patch versi 2.6.26.1 ( http://kambing.ui.edu/kernel-linux/v2.6/). Hal-hal yang berubah dari versi 2.6 ini ialah:

* Subitem M/K yang dipercanggih.

* Kernel yang pre-emptif.

* Penjadwalan Proses yang dipercanggih.

* Threading yang dipercanggih.

* Implementasi ALSA (Advanced Linux Sound Architecture) dalam kernel.

* Dukungan sistem berkas seperti: ext2, ext3, reiserfs, adfs, amiga ffs, apple macintosh hfs, cramfs, jfs, iso9660, minix, msdos, bfs, free vxfs, os/2 hpfs, qnx4fs, romfs, sysvfs, udf, ufs, vfat, xfs, BeOS befs (ro), ntfs (ro), efs (ro).

Driver

Driver (kadang disebut : Device driver, atau Computer driver), adalah sebuah software kecil yang memberitahu sistem operasi (OS) dan software (program aplikasi) lain tentang bagaimana menggunakanatau berkomunikasi dengan hardware.
Dengan kata lain, software driver adalah penterjemah (translator) dalam komunikasi antara hardware dengan Operating System dan berbagai Program aplikasi.
Contoh : Driver sound card akan memberitahu software (mis. Winamp) tentang bagaimana menterjemahkan suatu data menjadi sinyal suara (audio) dan agar sound card mengirimkannya ke speaker. Demikian juga untuk vga card, keyboard dsb..
Firm-ware : adalah suatu data informasi yang “ditanam” (oleh pabrik) dalam sebuah device hardware. Data ini merupakan informasi dasar untuk digunakan oleh sistem operasi tentang penggunaan (cara konfigurasi) hardware tsb.
Class Driver : adalah driver standar yang bisa diterapkan untuk suatu device meski hardware tsb dibuat oleh pabrik berbeda Contohnya, driver untuk device CDROM, device USB, Keyboard dsb.
Device Class : adalah beberapa device hardware yang sejenis yang dikelompokkan untuk mempermudah pengelolaan, hal ini bisa dilihat dalam Device Manager. Silahkan baca juga artikel Device Class.
WDM : Windows Driver Model atau Win32 Driver Model, adalah sebuah kerangka-kerja (framework) untuk bermacam device driver. WDM dibuat oleh Microsoft untuk masalah kompatibilitas (forward cmpatible). Contoh : sebuah driver WDM untuk suatu device pada Windows 98, akan bisa digunakan pada Windows yang lebih baru misalnya XP. Tentu saja hal ini akan membuat kehilangan fitur baru yang tersedia dalam XP untuk device tsb.
4. Program Bantu (Utility)

Perangkat Lunak merupakan perangkat lunak yang berfungsi sebagai aplikasi pembantu dalam kegiatan yang ada hubungannya dengan komputer, misalnya memformat disket, mengopi data, mengkompres file, dan lain-lain.

Contoh software ini diantaranya :
Norton Utility
Winzip
Norton Ghost
Antivirus
3. Bahasa Pemrograman (Programming Language)

Perangkat lunak bahasa yaitu program yang digunakan untuk menerjemahkan instruksi-instruksi yang ditulis dalam bahasa pemrograman ke bahasa mesin dengan aturan atau prosedur tertentu, agar diterima oleh komputer.

Ada 3 level bahasa pemrograman, yaitu :

Bahasa tingkat rendah (low level language)
Bahasa ini disebut juga bahasa mesin (assembler), dimana pengkodean bahasanya menggunakan kode angka 0 dan 1.

Bahasa tingkat tinggi (high level language)
Bahasa ini termasuk dalam bahasa pemrograman yang mudah dipelajari oleh pengguna komputer karena menggunakan bahasa Inggris. Contohnya : BASIC, COBOL, PASCAL, FORTRAN.

Bahasa generasi keempat (4 GL)
Bahasa pemrograman 4 GL (Fourth Generation Language) merupakan bahasa yang berorientasi pada objek yang disebut Object Oriented Programming (OOP). Contoh software ini adalah : Visual Basic, Delphi, Visual C++

By

External Storage

Pertanyaan :

Pejalari tentang external storage dan beri contoh gambar / blok diagramnya, antara lain:

1. Floppy Disk

2. Reel Tape

3. Tape cartridge

4. Flash Disk

5. SSD

6. Hard-disk

7. RAID

Pelajari juga Teknologi serta File System pada external storage tersebut.

Buat ringkasan di Post di iMe Class.

Keterangan : Saya sudah mengerjakan tigas tersebut dengan baik

Status : Tercapai 100%

Pembuktian :

1. Floppy Disk

Pengertian
Floppy Disk adalah sebuah perangkat penyimpanan data yang terdiri dari sebuah medium penyimpanan magnetis bulat yang tipis dan lentur dan dilapisi lapisan plastik berbentuk persegi atau persegi panjang. Floppy Disk merupakan sebuah perangkat penyimpanan komputer portable yang jaya pada era tahun 1990-an. Sempat populer karena dapat mengangkut file dari komputer ke komputer lain. Seiring perkembangan zaman Floppy Disk telah bergeser dan berkembang pesat ke teknologi yang lebih maju.
Fungsi
Floppy Disk berfungsi untuk menyimpan data dengan memory terbatas yang hanya mencapai 1.44 Mb saja. Data yang di simpan juga dapat di akses ke komputer lain bertujuan untuk mengangut data di dalam Floppy Disk untuk kemudian dapat di akses isinya.
Komponen Floppy Disk
Berikut adalah komponen Dari Floppy Disk
1. Write-Protectab
2. Hub
3. Shutter
4. Plactic Housting
5. Paper Ring
6. Magnetic Disk
7. Disk Sector

Sejarah Floppy Disk
Floppy Disk pertama di ciptakan oleh IBM (International Bussiness Machines) pada tahun 1967 dan berukuran 8 inch. Kemudian di kembangkan menjadi 5.25 inch. karena sifat kemasan yang fleksibel maka di beri nama disket. Tidak sampai pertengahan era tahun 1980-an Floppy Disk berkembang lagi menjadi 3.5 inch yang kemudian mengontrol pasar sepanjang era 90-an.
Pada tahun 1971 IBM memperkenalkan ” memory disk ” pertama, yang kemudian terkenal dengan floppy disk atau disket. floppy pertama merupakan disk plastik yang di lapisi besi magnetik oksida, data di tulis dan di baca dari permukaan disk. Nama “floppy” di ambil karena sifatnya yang fleksibel.
2. Reel To Reel Tape

Pengertian Reel Tape Reel Tape merupakan bentuk magnetic tape tertua bentuk magnet rekaman audio rekaman di mana media rekaman diadakan pada reel,. Alat ini mempunyai ukuran lebar 0,5 inchi dan panjangnya mencapai 2400 feet. biasanya pula mempunyai density atau tingkat kerapatan hingga 6250 bit per inchi. setiap reel pita magnetic terdapat dua daerah yang tidak digunakan untuk merekam data yang disebut dengan leader.
B. Bagian-Bagian Reel

orkom1.jpg

Leader
BOT (Beginning Of Tape) yaitu daerah penunjuk awal dari tape
Volume label menunjukkan identitas label
Header menunjukkan informasi dari suatu file
Data
Trailer Label menunjukkan informasi sama dengan Header label
EOT menunjukkan data dari tape.
Leader
orkom2.jpg

keterangan gambar:

IRG(InterRecord Gap) pemisah record dengan lebar 0,5 – 1 inchi dan tidak dpt menyimpan data.
Record tempat penyimpanan data
IBG (InterBlock Gap) yaitu pemisah kelompok record sehingga kapasitasnya lebih banyak dibanding dengan IRG.

orkom3.jpg

Cara Kerja Reel Tape
Kinerja rekaman reel tape sangat dipengaruhi oleh lebar trek yang digunakan untuk merekam sinyal, dan kecepatan rekaman itu. Semakin lebar dan lebih cepat lebih baik, tapi tentu saja ini menggunakan lebih banyak rekaman. Reel tape dapat menampung beberapa track paralel, sehingga tidak hanya rekaman stereo, tapi multi-track rekaman juga. Hal ini memberikan produsen edit akhir fleksibilitas yang lebih besar, yang memungkinkan kinerja yang akan remix lama setelah kinerja awalnya direkam. alat untuk merekam dan membaca data di pita magnetik adalah tape drive.

Kelebihan Reel Tape
Kinerja yang akan direkam tanpa batasan waktu 30 menit dari disc hitam.
Kinerja direkam agar dapat diedit.
Rekaman dapat diedit dengan memotong dan menempelkan pita.
Kekurangan Reel Tape
Bentuknya yang masih rumit.
Harus memotong dan menempelkan pita untuk mengeditnya.
3. Tape cartridge

merupakan berbentuk seperti kaset video atau bahkan ada yang seperti kaset audio. Contoh tape cartridge :

Jenis teknologi yang dipergunakan pada pita magnetik beraneka ragam. Beberapa contohnya adalah sebagai berikut:

QIC
Adalah singkatan dari quater-inch-tape yang berfungsi untuk menyimpan data telekomunikasi. QIC memiliki 72 track dan maksimal 144 track dengan kemampuan merekam 10-13GB.

Travan
Travan dengan format TR-5 memiliki 108 track. Kemampuan penyimpanan sebesar 10GB/20GB. Kecepatan transfer data 1 Mbps.

DAT
Merupakan singkatan dari Digital Audio Tape. DAT dipergunakan untuk merekam pada pita dengan lebar 4 mm dengan memperguna-kan teknik perekaman helical scan, yaitu digunakan untuk merekam video tape dengan kecepatan 2000 RPM.

8mm
Teknologi pita 8 mm semula ditunjukan untuk industri video, untuk menyimpan citra berwarna berkualitas tinggi, sebagai cara menyimpan dalam jumlah besar, lebih daripada DAT.

Mammoth
Mammoth memiliki teknologi yang lebih maju dan handal. Drive mammoth memiliki suku cadang yang lebih sedikit dibandingkan drive 8mm serta desain yang khusus untuk meningkatkan reliabilitas, yang dapat mentransfer data samapi 30 Mbps dengan kapasitas 150GB.

Teknologi AIT
Tape cartridge AIT memanfaatkan cip MIC yang berfungsi untuk merekam semua informasi yang kalau pada pita lain selalu terdapat dalam segmen pertama.

Linear Tape Open (LTO)
LTO buatan Hewlett-Packard, IBM, dan Seagate ditunjukan untuk membuat standar bagi format DLT milik Quantum. Ada dua format yang didarkan teknologi LTO, yaitu :

Accelis
Ultrium
Teknologi VXA
VXA menggunakan teknik streaming yaitu mentrasnfer data pada tape drivee jenis linier maupun helical dengan membaca ribuan track sekaligus dalam sekali gerak head dengan menggunakan kecepatan yang tetap.

Teknologi penggabungan Pita Magnetik
Tape libraryadalah sebuah sistem penyimpan data yang terdiri atas gabungan beberapa cartridge berkapasitas tinggi.
Tape arrayadalah beberapa drive dengan serangkaian kontroler khusus yang dapat mengakses drive-drive tersebut.
4.

pengertian dan fungsi flash disk
Flash Disk SanDisk

PENGERTIAN FLASH DISK

Flash Disk adalah alat penyimpan data/file yang berupa NAND. Di dalam perangkat ini, tertanam controller dan memori penyimpan data yang bersifat non–volatile alias tidak akan hilang meskipun tidak terdapat daya listrik. Komponen flashdisk lebih sederhana dan relative lebih sedikit dibandingkan dengan hardisk . Hal ini disebabkan karena flashdisk tidak memerlukan piringan, motor, atau part lain yang berkerja secara mekanik.

Umur flashdisk saat ini berkisar 10 tahun (masa pemakian normal). Tips buat anda penggunaan flashdisk pada system operasi Windows Me/2000/XP menyarankan pelepasan flashdisk dengan cara yang aman (Safe Removal). Hal ini untuk menghindari data yang masih tersisa dan belum tertulis dari memori cache ke flashdisk. Pencabutan flashdisk secara mendadak dapat mengakibatkan data yang belum selesai ditulis menjadi rusak. Memutus koneksi dengan cara aman akan memperpanjang umur flashdisk karena hubungan baca/tulis antara komputer dan flashdisk diamankan terlebih dulu dan hubungan listrik singkat (yang dapat merusak komponen flashdisk) dapat dicegah.

FUNGSI FLASHDISK
Flashdisk berfungsi untuk menyimpan dan memindahkan data Anda mungkin yang paling umum digunakan untuk USB flash drive. Tapi sebenarnya ada manfaat flash disk lain yang dapat Anda lakukan dengan drive ini yang sangat berguna. Berikut adalah 10 cara Anda bisa memperoleh manfaat flashdisk drive USB untuk melakukan hal lain lebih dari sekedar hanya menyimpan dan memindahkan data. Selain menyimpan data, Anda dapat menjalankan aplikasi portable dari flash drive USB. Misalnya, OpenOffice, yang merupakan office suite lengkap yang mencakup pengolah kata, spreadsheet, presentasi, paket menggambar, dan database yang tersedia sebagai aplikasi portabel. Anda dapat mengunjungi alamat ini; PortableApps.com untuk melihat program apa saja yang bisa dijalankan lewat flash disk drive. Anda bahkan bisa menginstal seluruh aplikasi yang mencakup hal-hal seperti pemutar audio, permainan, utilitas antivirus, dan sistem menu praktis dari flash disk ini.
5. SSD ( SOLID STATE DRIVE ) adalah inovasi terbaru dari penyimpanan data. Teknologi ini meningkatkan kinerja, serta menghemat konsumsi energi dari komputer. SSD juga memiliki fungsi yang sama seperti HDD, tetapi data tidak disimpan pada lapisan magnetik. Melainkan pada chip-chip memori flash yang saling terhubung. Chip-chip itu bisa saja tertanam secara permanen pada motherboard, kartu PCI / PCIe, atau pada kotak yang bentuknya seperti HDD. Chip flash memori pada SSD berbeda dengan chip yang ada pada USB Flash Disk (UFD) dalam hal tipe dan kecepatan. Chip flash memori pada SSD memiliki kecepatan dan reliabilitas yang lebih tinggi daripada UFD. Dengan kapasitas yang sama, harga SSD jauh lebih mahal daripada UFD maupun HDD.Kecepatan baca SSD bisa 5-10 kali kecepatan HDD biasa. Ini akan memberikan perbedaan besar jika Anda membuka file dokumen, membuka program ataupun saat booting. Semua jadi terasa lebih cepat.

http://i2.wp.com/i.imgur.com/iSDX1nt.png?w=640

6. Pengertian dan Fungsi Hard Disk – Adanya perangkat komputer yang bernama Hard Disk merupakan perangkat keras yang sangat berarti untuk komputer, laptop dan perangkat lainnya yang mendukung. Hal ini tidak lain karena peran vital yang diusungnya seringkali menjadi pusat penyimpanan data dan informasi untuk sebuah perangkat berbasis komputer/laptop. Dengan demikian, pengguna seharusnya dapat mengenal lebih jauh lagi mengenai perangkat Hard Disk. Mulai dari pengertian, fungsi, atau bahkan bagian-bagiannya.

Sebelum melangkah kepada Pengertian dan Fungsi Hard Disk, alangkah baiknya Anda membaca terlebih dahulu artikel sebelumnya yaitu Definisi Perangkat Keras Komputer, ini bertujuan untuk memperluas pengetahuan Anda tentang apa saja perangkat keras yang ada di dalam komputer.

pengertian hard disk
Hard Disk Seagate
Pengertian Hard Disk
Hard Disk adalah perangkat keras komputer/laptop yang bekerja secara sistematis dimana menjadi media penyimpanan data. Data-data yang telah disimpan di dalam perangkat harddisk tidak akan hilang. Bahkan apabila pengguna mematikan perangkat komputer/laptop. Dengan kata lain, harddisk memiliki peran sebagai media penyimpanan yang bersifat permanen (data-data tidak akan hilang atau terhapus). Kapasitas daya tampung daripada harddisk itu sendiri juga terbilang cukup besar. Dimana kalkulasi yang dipakai adalah dalam ukuran Byte (B).
Fungsi Hard Disk
Fungsi perangkat harddisk secara umum adalah untuk menyimpan data yang dihasilkan oleh pemrosesan perangkat komputer/laptop. Di dalamnya, terdapat sebuah ruang simpan utama dalam sebuah komputer. Dimana di situlah setiap data dan informasi disimpan olehnya. Selain memiliki ruang utama, harddisk juga mempunyai komponen-komponen bagian. Adalah semacam ruang kecil yang terdiri atas direktori, folder, subdirektori, serta subfolder, yang digunakan untuk peletakan data dan informasi dari ruang utama harddisk.
7. RAID
definisi dan penjelasan lengkap tentang raid redundant

A. Pengertian RAID

RAID, singkatan dari Redundant Array of Independent Disk merujuk kepada sebuah teknologi di dalam penyimpanan data komputer yang digunakan untuk mengimplementasikan fitur toleransi kesalahan pada media penyimpanan komputer (terutama hard disk) dengan menggunakan cara redundansi (penumpukan) data, baik itu dengan menggunakan perangkat lunak, maupun unit perangkat keras RAID terpisah.
Kata “RAID” juga memiliki beberapa singkatan Redundant Array of Inexpensive Disks, Redundant Array of Independent Drives, dan juga Redundant Array of Inexpensive Drives. Teknologi ini membagi atau mereplikasi data ke dalam beberapa hard disk terpisah. RAID didesain untuk meningkatkan keandalan data dan meningkatkan kinerja I/O dari hard disk.

RAID merupakan organisasi disk memori yang mampu menangani beberapa disk dengan sistem akses paralel dan redudansi ditambahkan untuk meningkatkan reliabilitas. Kerja paralel ini menghasilkan resultan kecepatan disk yang lebih cepat.

B. Konsep RAID

Sejak pertama kali diperkenalkan, RAID dibagi ke dalam beberapa skema, yang disebut dengan “RAID Level“. Pada awalnya, ada lima buah RAID level yang pertama kali dikonsepkan, tetapi seiring dengan waktu, level-level tersebut berevolusi, yakni dengan menggabungkan beberapa level yang berbeda dan juga mengimplementasikan beberapa level proprietary yang tidak menjadi standar RAID.
RAID menggabungkan beberapa hard disk fisik ke dalam sebuah unit logis penyimpanan, dengan menggunakan perangkat lunak atau perangkat keras khusus. Solusi perangkat keras umumnya didesain untuk mendukung penggunaan beberapa hard disk secara sekaligus, dan sistem operasi tidak perlu mengetahui bagaimana cara kerja skema RAID tersebut. Sementara itu, solusi perangkat lunak umumnya diimplementasikan di dalam level sistem operasi, dan tentu saja menjadikan beberapa hard disk menjadi sebuah kesatuan logis yang digunakan untuk melakukan penyimpanan.
Ada beberapa konsep kunci di dalam RAID: mirroring (penyalinan data ke lebih dari satu buah hard disk), striping (pemecahan data ke beberapa hard disk) dan juga koreksi kesalahan, di mana redundansi data disimpan untuk mengizinkan kesalahan dan masalah untuk dapat dideteksi dan mungkin dikoreksi (lebih umum disebut sebagai teknik fault tolerance/toleransi kesalahan).
Level-level RAID yang berbeda tersebut menggunakan salah satu atau beberapa teknik yang disebutkan di atas, tergantung dari kebutuhan sistem. Tujuan utama penggunaan RAID adalah untuk meningkatkan keandalan/reliabilitas yang sangat penting untuk melindungi informasi yang sangat kritis untuk beberapa lahan bisnis, seperti halnya basis data, atau bahkan meningkatkan kinerja, yang sangat penting untuk beberapa pekerjaan, seperti halnya untuk menyajikan video on demand ke banyak penonton secara sekaligus.
Konfigurasi RAID yang berbeda-beda akan memiliki pengaruh yang berbeda pula pada keandalan dan juga kinerja. Masalah yang mungkin terjadi saat menggunakan banyak disk adalah salah satunya akan mengalami kesalahan, tapi dengan menggunakan teknik pengecekan kesalahan, sistem komputer secara keseluruhan dibuat lebih andal dengan melakukan reparasi terhadap kesalahan tersebut dan akhirnya “selamat” dari kerusakan yang fatal.
Teknik mirroring dapat meningkatkan proses pembacaan data mengingat sebuah sistem yang menggunakannya mampu membaca data dari dua disk atau lebih, tapi saat untuk menulis kinerjanya akan lebih buruk, karena memang data yang sama akan dituliskan pada beberapa hard disk yang tergabung ke dalam larik tersebut.
Teknik striping, bisa meningkatkan performa, yang mengizinkan sekumpulan data dibaca dari beberapa hard disk secara sekaligus pada satu waktu, akan tetapi bila satu hard disk mengalami kegagalan, maka keseluruhan hard disk akan mengalami inkonsistensi.
Teknik pengecekan kesalahan / koreksi kesalahan juga pada umumnya akan menurunkan kinerja sistem, karena data harus dibaca dari beberapa tempat dan juga harus dibandingkan dengan checksum yang ada. Maka, desain sistem RAID harus mempertimbangkan kebutuhan sistem secara keseluruhan, sehingga perencanaan dan pengetahuan yang baik dari seorang administrator jaringan sangatlah dibutuhkan. Larik-larik RAID modern umumnya menyediakan fasilitas bagi para penggunanya untuk memilih konfigurasi yang diinginkan dan tentunya sesuai dengan kebutuhan.
Beberapa sistem RAID dapat didesain untuk terus berjalan, meskipun terjadi kegagalan. Beberapa hard disk yang mengalami kegagalan tersebut dapat diganti saat sistem menyala (hot-swap) dan data dapat diperbaiki secara otomatis. Sistem lainnya mungkin mengharuskan shutdown ketika data sedang diperbaiki. Karenanya, RAID sering digunakan dalam sistem-sistem yang harus selalu on-line, yang selalu tersedia (highly available), dengan waktu down-time yang, sebisa mungkin, hanya beberapa saat saja.
C. Struktur RAID

Disk memiliki resiko untuk mengalami kerusakan. Kerusakan ini dapat berakibat turunnya kinerja atau pun hilangnya data. Meski pun terdapat backup data, tetap saja ada kemungkinan data yang hilang karena adanya perubahan setelah terakhir kali data di-backup. Karenanya reliabilitas dari suatu disk harus dapat terus ditingkatkan.
Berbagai macam cara dilakukan untuk meningkatkan kinerja dan juga reliabilitas dari disk. Biasanya untuk meningkatkan kinerja, dilibatkan banyak disk sebagai satu unit penyimpanan. Tiap-tiap blok data dipecah ke dalam beberapa subblok, dan dibagi-bagi ke dalam disk-disk tersebut. Ketika mengirim data disk-disk tersebut bekerja secara paralel, sehingga dapat meningkatkan kecepatan transfer dalam membaca atau menulis data. Ditambah dengan sinkronisasi pada rotasi masing-masing disk, maka kinerja dari disk dapat ditingkatkan. Cara ini dikenal sebagai RAID. Selain masalah kinerja RAID juga dapat meningkatkan realibilitas dari disk dengan jalan melakukan redundansi data.
Tiga karakteristik umum dari RAID ini, yaitu :
RAID adalah sekumpulan disk drive yang dianggap sebagai sistem tunggal disk.
Data didistribusikan ke drive fisik array.
Kapasitas redunant disk digunakan untuk menyimpan informasi paritas, yang menjamin recoveribility data ketika terjadi masalah atau kegagalan disk.
Jadi, RAID merupakan salah satu jawaban masalah kesenjangan kecepatan disk memori dengan CPU dengan cara menggantikan disk berkapasitas besar dengan sejumlah disk-disk berkapasitas kecil dan mendistribusikan data pada disk-disk tersebut sedemikian rupa sehingga nantinya dapat dibaca kembali.
D. Level RAID

RAID dapat dibagi menjadi 8 level yang berbeda, yaitu level 0, level 1, level 2, level 3, level 4, level 5, level 6, level 0+1 dan 1+0. Setiap level tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya. :
definisi dan penjelasan lengkap tentang raid redundant
1. RAID level 0
RAID level 0 menggunakan kumpulan disk dengan striping pada level blok, tanpa redundansi. Jadi hanya menyimpan melakukan striping blok data ke dalam beberapa disk. Level ini sebenarnya tidak termasuk ke dalam kelompok RAID karena tidak menggunakan redundansi untuk peningkatan kinerjanya.
definisi dan penjelasan lengkap tentang raid redundant

2. RAID level 1
RAID level 1 ini merupakan disk mirroring, menduplikat setiap disk. Cara ini dapat meningkatkan kinerja disk, tetapi jumlah disk yang dibutuhkan menjadi dua kali lipat, sehingga biayanya menjadi sangat mahal. Pada level 1 (disk duplexing dan disk mirroring) data pada suatu partisi hard disk disalin ke sebuah partisi di hard disk yang lain sehingga bila salah satu rusak , masih tersedia salinannya di partisi mirror.
definisi dan penjelasan lengkap tentang raid redundant

3. RAID level 2
RAID level 2 ini merupakan pengorganisasian dengan error-correcting-code (ECC). Seperti pada memori di mana pendeteksian terjadinya error menggunakan paritas bit. Setiap byte data mempunyai sebuah paritas bit yang bersesuaian yang merepresentasikan jumlah bit di dalam byte data tersebut di mana paritas bit=0 jika jumlah bit genap atau paritas=1 jika ganjil. Jadi, jika salah satu bit pada data berubah, paritas berubah dan tidak sesuai dengan paritas bit yang tersimpan. Dengan demikian, apabila terjadi kegagalan pada salah satu disk, data dapat dibentuk kembali dengan membaca error-correction bit pada disk lain.
definisi dan penjelasan lengkap tentang raid redundant
4. RAID level 3
RAID level 3 merupakan pengorganisasian dengan paritas bit interleaved. Pengorganisasian ini hampir sama dengan RAID level 2, perbedaannya adalah RAID level 3 ini hanya memerlukan sebuah disk redundan, berapapun jumlah kumpulan disk-nya. Jadi tidak menggunakan ECC, melainkan hanya menggunakan sebuah bit paritas untuk sekumpulan bit yang mempunyai posisi yang sama pada setiap disk yang berisi data. Selain itu juga menggunakan data striping dan mengakses disk-disk secara paralel.
definisi dan penjelasan lengkap tentang raid redundant
5. RAID level 4
RAID level 4 merupakan pengorganisasian dengan paritas blok interleaved, yaitu menggunakan striping data pada level blok, menyimpan sebuah paritas blok pada sebuah disk yang terpisah untuk setiap blok data pada disk-disk lain yang bersesuaian. Jika sebuah disk gagal, blok paritas tersebut dapat digunakan untuk membentuk kembali blok-blok data pada disk yang gagal tadi. Kecepatan transfer untuk membaca data tinggi, karena setiap disk-disk data dapat diakses secara paralel. Demikian juga dengan penulisan, karena disk data dan paritas dapat ditulis secara paralel.
definisi dan penjelasan lengkap tentang raid redundant
6. RAID level 5
RAID level 5 merupakan pengorganisasian dengan paritas blok interleaved tersebar. Data dan paritas disebar pada semua disk termasuk sebuah disk tambahan. Pada setiap blok, salah satu dari disk menyimpan paritas dan disk yang lainnya menyimpan data. Sebagai contoh, jika terdapat kumpulan dari 5 disk, paritas blok ke n akan disimpan pada disk (n mod 5) + 1; blok ke n dari empat disk yang lain menyimpan data yang sebenarnya dari blok tersebut. Sebuah paritas blok tidak menyimpan paritas untuk blok data pada disk yang sama, karena kegagalan sebuah disk akan menyebabkan data hilang bersama dengan paritasnya dan data tersebut tidak dapat diperbaiki. Penyebaran paritas pada setiap disk ini menghindari penggunaan berlebihan dari sebuah paritas disk seperti pada RAID level 4.
definisi dan penjelasan lengkap tentang raid redundant
7. RAID level 6
RAID level 6 disebut juga redundansi P+Q, seperti RAID level 5, tetapi menyimpan informasi redundan tambahan untuk mengantisipasi kegagalan dari beberapa disk sekaligus. RAID level 6 melakukan dua perhitungan paritas yang berbeda, kemudian disimpan di dalam blok-blok yang terpisah pada disk-disk yang berbeda. Jadi, jika disk data yang digunakan sebanyak n buah disk, maka jumlah disk yang dibutuhkan untuk RAID level 6 ini adalah n+2 disk. Keuntungan dari RAID level 6 ini adalah kehandalan data yang sangat tinggi, karena untuk menyebabkan data hilang, kegagalan harus terjadi pada tiga buah disk dalam interval rata-rata untuk perbaikan data (Mean Time To Repair atau MTTR). Kerugiannya yaitu penalti waktu pada saat penulisan data, karena setiap penulisan yang dilakukan akan mempengaruhi dua buah paritas blok.
definisi dan penjelasan lengkap tentang raid redundant definisi dan penjelasan lengkap tentang raid redundant
8. RAID level 0+1 dan 1+0
RAID level 0+1 dan 1+0 ini merupakan kombinasi dari RAID level 0 dan 1. RAID level 0 memiliki kinerja yang baik, sedangkan RAID level 1 memiliki kehandalan. Namun, dalam kenyataannya kedua hal ini sama pentingnya. Dalam RAID 0+1, sekumpulan disk di-strip, kemudian strip tersebut di-mirror ke disk-disk yang lain, menghasilkan strip-strip data yang sama.
Kombinasi lainnya yaitu RAID 1+0, di mana disk-disk di-mirror secara berpasangan, dan kemudian hasil pasangan mirrornya di-strip. RAID 1+0 ini mempunyai keuntungan lebih dibandingkan dengan RAID 0+1. Sebagai contoh, jika sebuah disk gagal pada RAID 0+1, seluruh strip-nya tidak dapat diakses, hanya sebagian strip saja yang dapat diakses, sedangkan pada RAID 1+0, disk yang gagal tersebut tidak dapat diakses, tetapi pasangan mirror-nya masih dapat diakses, yaitu disk-disk selain dari disk yang gagal.

By

Fungsi Komputer

Pertanyaan : Pelajari tentang Fungsi operasi komputer sbb:

a. Fungsi operasi komputer sebagai pengolah data
b. Fungsi operasi komputer sebagai sistem kontrol
c. Fungsi operasi komputer sebagai penyimpan data
d. Fungsi operasi komputer sebagai pemindah data

Status : Tercapai 100%

Pernyataan : Saya telah mengerjakan tugas tersebut

Pembuktian :

fungsi pengolahan data

Langkah-Langkah

1.Data diambil dari Storage oleh Control
2.Control memberikan ke bagian Processing untuk diolah
3.Hasil olahan pada bagian Processing kemudiandisimpan kembali ke Storage sebagai sebuah “result”
Contoh : updating bank statement

Fungsi operasi komputer sebagai sistem kontrol

Langkah-Langkah
1.Data diambil dari Data Movement Apparatus olehControl
2.Control memberikanya ke bagian Processinguntuk diolah
3.Hasil olahan pada bagian Processing kemudiandisimpan ke Storage sebagai sebuah “result” Sebaliknya…… Data dari Storage diambil olehcontrol utk diolah, setelah itu hasilnya ke Data Movement Apparatus
Contoh : pencetakan statement bank

Fungsi operasi komputer sebagai penyimpan data

Langkah-langkah
1.Data dari Data Movement Apparatus dipindahkanoleh Control untuk di “save” ke Memory Storage
2.Sebaliknya , data dari memory Storagedipindahkan oleh Control untuk di “write” ke Data Movement Apparatus
Contoh : download dari internet

Fungsi operasi komputer sebagai pemindah data

Langkah-Langkah
Data yang berasal dari Data Movement Apparatus oleh Control kemudian di kirim kembalike bagian Data Movement Apparatus yang lain
•Contohnya : dari keyboard ke layar monitor