TL301

Just another iMe (iLearning Media) site

By

11. Tightly Coupled Multiprocessor vs Loosely Coupled Multiprocessor

Instruction :

Pelajari tentang multiprosesor sbb:

a. Tighly Coupled Multiprocessor

b. Loosely Coupled Multiprocessor

Keterangan :

Saya sudah mengerjakan tugas

Status :

Tercapai

Bukti :

1.Tightly Coupled System

Komunikasi antar prosesor melalui shared memory, contohnya : Multiprocessor

Sedangkan 

2.Loosely Coupled System

Komunikasi antar prosesor melalui pertukaran pesan (message passing), contohnya : Multicomputer atau Distributed Computer System

By

12. Switch, VLAN, Router , DHCP, DNS, Firewall

Instruction : 

Pelajari tentang Switch, VLAN, Router , DHCP, DNS, Firewall .

Keterangan : 

Saya sudah mengerjakan tugas 

Status :

Tercapai 

Bukti :

1.Switch

Fungsi utama dari sebuah switch adalah menerima informasi dari berbagai sumber yang tersambung dengannya, kemudian menyalurkan informasi tersebut kepada pihak yang membutuhkannya saja. Tetapi selain itu switch juga memiliki fungsi lainnya yang berkaitan dengan area komunikasinya di layer kedua.

2.VLAN

VLAN diklasifikasikan berdasarkan metode (tipe) yang digunakan, baik menggunakan port, MAC address dan lain – lain. Semua informasi yang mengandung penandaan/pengalamatan suatu vlan (tagging) di simpan dalam suatu database (tabel), jika penandaannya berdasarkan port yang digunakan maka database harus mengindikasikan port-port yang digunakan oleh VLAN.

Untuk mengaturnya maka biasanya digunakan switch/bridge yang manageable atau yang bisa di atur.

3.Router

Router adalah perangkat jaringan yang digunakan untuk membagi Protocol kepada jaringan-jaringan lainnya, maka dengan router sebuah protocol bisa kita sharing ke perangkat jaringan lainnya.

Misalnya, jika Anda ingin membagi IP Adress Anda cukup menggunakan router, jadi, jika suatu perangkat jaringan komputer memiliki IP Adress 192.168.0.1, dan ingin menghubungkannya dengan komputer lain agar bisa berkomunikasi, maka anda harus memberikan IP Address dengan Network Identification 192.168.0 dan Host Identification 2-254, misalnya 192.168.0.11, 192.168.0.12 dan seterusnya.

4.DHCP

DHCP yaitu protocol yang berbasis arsitektur client/server yang digunakan untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan. ISP secara otomatis akan memberikan alamat IP baru kepada komputer yang memintanya. Komputer yang meminta alamat IP disebut DHCP Client sedangkan Komputer yang memberikan alamat IP disebut DHCP server. Ketika konfigurasi TCP/IP, administrator tidak perlu memberikan alamat IP secara manual, tapi cukup dengan memberikan referensi kepada DHCP Server.

5.DNS

Fungsi dari DNS adalah menerjemahkan nama komputer ke IP address (memetakan). Client DNS disebut dengan resolvers dan DNS server disebut dengan name servers. Resolvers atau client mengirimkan permintaan ke name server berupa queries. Name server akan memproses dengan cara mencek ke local database DNS, menghubungi name server lainnya atau akan mengirimkan message failure jika ternyata permintaan dari client tidak ditemukan.

6.Firewall

Firewall adalah perangkat yang berfungsi untuk memeriksa dan menentukan paket data yang dapat keluar atau masuk dari sebuah jaringan. Dengan kemampuan tersebut maka firewall berperan dalam melindungi jaringan dari serangan yang berasal dari jaringan luar (outside network). 

By

13. Microsoft Domain Controller dan Active Directory

Instruction :

Pelajari tentang Microsoft Domain Controller dan Active Directory.

Beri contoh penggunaannya dengan gambar gambar.

Keterangan :

Saya sudah mengerjakan tugas 

Status :

Tercapai

Bukti :

 

Domain controler

1.Mencoba untuk mendapatkan akses ke database keamanan pada pengontrol domain.

2.Mencoba untuk menyalin basis data keamanan sehingga basis data dapat dilihat dan diperiksa pada tahap selanjutnya.

3.Mencoba mengakses pengontrol domain dengan tujuan melihat dan merebut informasi konfigurasi keamanan.

4.Berusaha mendapatkan akses ke basis data keamanan pada pengontrol domain untuk mengubah hak pengguna yang ada, dengan maksud untuk mengonfigurasi pengguna yang tidak sah dengan akses administratif ke domain Anda. 

5.Mencoba mengakses pengontrol domain untuk mengubah komputer yang dimiliki domain sehingga komputer jahat dapat mengakses domain. 

Active Directory

1.Menentukan akses data dalam sebuah jaringan. Artinya, ADDS yang memberikan izin atau larangan pada pengguna komputer untuk mengakses folder tertentu pada server.

2.Mengelola prosedur akses jaringan komputer yang digunakan kantor pusat, kantor cabang, dan karyawan remote.

3.ADDS memudahkan pengaturan jaringan di sistem komputer perusahaan. Untuk mengaktifkan jaringan di komputer lain, pengguna cukup melakukan setting dari tempat masing-masing. Caranya dengan memasukkan username dan password yang sudah ditentukan.

4.Sumber daya terpusat sehingga manajemen komputer jaringan lebih mudah dan terkontrol.

By

14.Cloud Computing

Instruction :

Pelajari tentang Cloud Computing sbb:

1. IaaS

2. PaaS

3. SaaS

Keterangan :

 sudah mengerjakan tugas 

Status :

Tercapai

Bukti :

 

  1. Iaas

IaaS mengacu pada sumber daya infrastruktur berbasis cloud yang memanfaatkan teknologi virtualisasi untuk membantu organisasi membangun dan mengelola server, jaringan, sistem operasi, dan penyimpanan data. Pelanggan dapat mengakses dan menyimpan data pada server melalui dashboard atau API.

2.Paas

PaaS aplikasi kustom bisa dibangun secara online tanpa harus berurusan dengan penyajian data, penyimpanan, dan manajemen. PaaS menyediakan platform online yang dapat diakses oleh berbagai pengembang untuk membuat perangkat lunak yang disampaikan melalui internet.

3.Saas

Produk SaaS adalah salah satu layanan komputasi awan yang paling sering digunakan oleh perusahaan dan bisa dibeli secara berlangganan dan dikirimkan melalui internet.

By

Cloud Computing

Instructions

Pelajari tentang Cloud Computing sbb:

1. IaaS

2. PaaS

3. SaaS

Buat Ringkasa dan diPost di iMe class, ada link di SKUP masing masing.

Due date tgl 22 Agustus 2019

Keterangan

Saya sudah menyelesaikan Tugas

Status

Tercapai

Bukti

Cloud computing atau komputasi awan adalah penggabungan teknologi komputerisasi dan internet, dimana data mulai dari skala kecil hingga besar tersimpan di server internet, yang memungkinkan kita dapat mengakses data kita dari berbagai lokasi dan melalui berbagai platform.

Software as a Service (SaaS)

Layanan Cloud pada jenis ini disediakan dalam bentuk perangkat lunak. Contoh dari SaaS adalah Google Apps (Docs, Spreadsheet, dll), Office 365, dan Adobe Creative Cloud.

Karakteristik SaaS
  • Umumnya menggunakan fungsi login internet untuk mengakses aplikasi.
  • Upgrade software, perbaikan software, dan perawatan lainnya dilakukan oleh provider, bukan user.
  • Software dijalankan oleh provider tunggal dari satu lokasi.

Platform as a Service (PaaS)

Layanan Cloud pada jenis ini disediakan dalam bentuk platform yang dapat dimanfaatkan pengguna untuk membuat aplikasi diatasnya. Contoh PaaS adalah Amazon Web Service, Microsoft Azure, Facebook, dll. Hal-hal yang dapat dilakukan pengguna layanan PaaS adalah membangun aplikasi, upload aplikasi, testing, dan mengatur konfigurasi.

Karakteristik PaaS
  • Dikhususkan pada proses pengembangan, testing, dan pemasangan aplikasi.
  • Menyediakan, merawat, dan mengamankan aplikasi.
  • Skalabilitas (perluasan) dari perangkat lunak yang dikembangkan itu sendiri

Infrastructure as a Service (IaaS)

Layanan Cloud jenis IaaS pada dasarnya adalah fisik kotak server dan komputer virtual. IaaS menyediakan perusahaan dengan sumber daya komputasi meliputi server, jaringan, storage dan ruang data center.

Karakteristik IaaS
  • Konfigurasi server, media penyimpan, dan perangkat jaringan.
  • Skalabilitas (perluasan) sumberdaya komputer.
  • Biaya yang bervariasi sesuai dengan keperluan dan kebutuhan.

By

Microsoft Domain Controller dan Active Directory.

Instructions

Pelajari tentang Microsoft Domain Controller dan Active Directory.

Beri contoh penggunaannya dengan gambar gambar.

Buat ringkasan bukan Copy/Paste dan diPost di iMe Class

Ada Link di SKUP masing masing.

Due date 22 Agustus 2019

Keterangan

Saya sudah menyelesaikan Tugas

Status

Tercapai

Bukti

Microsoft Domain Controller

 

Domain Control dapat diibaratkan sebagai “polisi” yang memeriksa user yang akan masuk dan mendapatkan hak akses untuk resource yang ada di server. Adapun request yang mungkin dilakukan berupa login, permission dan yang lainnya yang mengatur semua aspek yang berkaitan dengan keamanan dari sebuah akun user dan interaksinya dengan domain tersebut, sehingga administrasi keamanan dapat dilakukan secara terpusat. Jadi, tanpa adanya domain controller, tidak akan ada respons dan permintaan yang dapat diteruskan.

Fungsi Domain Controller

1. Respon Untuk Masuk Ke Windows Server Domain

Domain adalah susunan huruf dan abjad yang cukup unik. Hal inilah yang akan mengantarkan Anda masuk dalam sebuah website yang dituju atau domain bisa di artikan sebagai nama alamat. Jika terjadi kesalahan pada domain tersebut, maka proses tidak dapat dilanjutkan.

2. Mengatur Aspek Keamanan

Pengatur keamanan dari akun user serta interaksinya dengan domain. Sehingga lalu lintas user dan domain dapat dilakukan dengan teratur dan tidak merepotkan satu sama lain.

3. Memeriksa User

Melakukan pengecekan user jika terjadi kesalahan alamat ataupun domain, maka website yang dituju tidak akan tersampaikan.

4. Memegang Hak Resource

Domain controller memegang hak akses resource yang ada pada server. Karena, fungsi domain controller cukup perlu dipertimbangkan. Dengan adanya domain controller, semua keamanan dan masalah administrasi dapat dilakukan secara terpusat.

 

Active Directory

 

Active Directory layanan direktori yang dimiliki oleh sistem operasi jaringan Microsoft Windows server 2000, Windows server 2003 dan Windows Server 2008. Khusus versi Windows Server 2008, terdapat penambahan beberapa fitur. Misalnya, Read-Only Domain Controller, Granular Password, Support untuk Server Core, serta Restartable.

Active Directory merupakan directory service yang menyimpan konfigurasi jaringan baik user, group, komputer, hardware, serta berbagai policy keamanan dalam satu database terpusat. Peran utama Active Directory adalah menyediakan sarana untuk melakukan admnistrasi jaringan secara terpusat baik di level domain maupun lintas domain, selama antar domain tersebut masih berada dalam satu forest.

Feature yang ditawarkan Active Directory antara lain :

  • Simplified Administration : Active Directory menyediakan “single point” dalam hal administrasi semua sumber daya jaringan. Seorang administrator dapat melakukan login dari komputer manapun di dalam jaringan dan melakukan konfigurasi terhadap obyek dan setiap komputer dalam jaringan.
  • Scalability : Active Directory mampu mengelola sampai dengan jutaan obyek, dibandingkan arsitektur Windows NT yang “hanya” mampu menangani maksimal 40000 obyek dalam satu domain.
  • Open Standard : Active Directory kompatibel dan mendukung berbagai protokol dan teknologi standar yang ada, antara lain LDAP dan LDIF, sehingga Active Directory dapat berkomunikasi dengan Novell Directory Service dan teknologi lain yang menggunakan LDAP.

By

SKUP M. Nizar Ayubi

HELLO..!
Nama saya Nizar.
Saya seorang mahasiswa di Perguruan Tinggi Raharja jurusan Teknik Informatika dengan Konsentrasi MAVIB dan NIM 1721498821.

Saya seorang desainer grafis yang tinggal di Tangerang, Banten.

dan ini adalah SKUP mata kuliah TL 301 – Jaringan Komputer yang di ampu oleh Bapak Ignatius Agus Supriyono, S.Kom., M.Kom..

 

AssignmentsGradeRemarks

By

Switch, VLAN, Router , DHCP, DNS, Firewall

1. Switch

Switch adalah perangkat jaringan komputer yang bekerja di OSI Layer 2, Data Link Layer. Switch kerjanya sebagai penyambung atau concentrator dalam Jaringan komputer. Switch mengenal MAC Adressing sehingga dia bisa memilah paket data mana yang akan di teruskan/dilanjutkan ke mana.

Fungsi Switch diantaranya:

  • Bisa juga dipakai sebagai repeater/ alat penguat sinyal.
  • Berfungsi untuk menghubungkan kabel-kabel UTP (Kategori 5/5e) komputer yang satu dengan komputer yang lainnya.
  • Dalam switch biasanya terdapat routing. Routing itu sendiri fungsinya untuk batu loncat sebagai melakukan koneksi dengan komputer lain dalam jaringan LAN (Local Area Network).

2. VLAN

VLAN adalah Virtual LAN yaitu sebuah jaringan LAN yang secara virtual dibuat di sebuah switch. Pada switch standard biasanya akan meneruskan traffic dari satu port ke semua port yang lain ketika ada traffic dengan domain broadcast yang sama melewati port tersebut.
Untuk switch yang khusus, mereka mampu untuk membuat beberapa LAN yang berbeda dengan id yang berbeda di tiap portnya, dan hanya akan meneruskan traffic ke port-port yang memiliki id yang sama.
Switch type khusus ini sebenarnya sudah secara otomatis memasang VLAN di dalamnya yang beranggotakan semua port yang ada.

3. Router

Router adalah merupakan sebuah perangkat jaringan yang bekerja pada OSI Layer 3, Network Layer atau perangkat komputer yang tugasnya menyampaikan paket data melewati jaringan internet hingga sampai ketujuannya. Pada layer ini sudah dikenal pengalamatan jaringan menggunakan IP Address, serta router ini berperan penting sebagai penghubung atau penerus paket data antara dua segmen jaringan/lebih.

Fungsi Router diantaranya:

  • Router berfungsi utama sebagai alat penghubung antar dua atau lebih jaringan komputer untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lain. Perbedaan Router dengan Switch yaitu, kalau switch merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu jaringan LAN.

4. DHCP

DHCP (Dynamic Configuration Protocol) adalah layanan yang secara otomatis memberikan nomor IP kepada komputer yang memintanya. Komputer yang memberikan nomor IP disebut sebagai DHCP server, sedangkan komputer yang meminta nomor IP disebut sebagai DHCP Client. Dengan demikian administrator tidak perlu lagi harus memberikan nomor IP secara manual pada saat konfigurasi TCP/IP, tapi cukup dengan memberikan referensi kepada DHCP Server.

Pada saat kedua DHCP client dihidupkan , maka komputer tersebut melakukan request ke DHCP-Server untuk mendapatkan nomor IP. DHCP menjawab dengan memberikan nomor IP yang ada di database DHCP. DHCP Server setelah memberikan nomor IP, maka server meminjamkan (lease) nomor IP yang ada ke DHCP-Client dan mencoret nomor IP tersebut dari daftar pool. Nomor IP diberikan bersama dengan subnet mask dan default gateway. Jika tidak ada lagi nomor IP yang dapat diberikan, maka client tidak dapat menginisialisasi TCP/IP, dengan sendirinya tidak dapat tersambung pada jaringan tersebut.

Kelebihan DHCP

1.    Memudahkan dalam transfer data kepada PC client lain atau PC server.
2.    DHCP menyediakan alamat-alamat IP secara dinamis dan konfigurasi lain. DHCP ini didesain untuk melayani network yang besar dan konfigurasi TCP/IP yang kompleks.

  1. DHCP memungkinkan suatu client menggunakan alamat IP yang reusable, artinya alamat IP tersebut bisa dipakai oleh client yang lain jika client tersebut tidak sedang menggunakannya (off).
  2. DHCP memungkinkan suatu client menggunakan satu alamat IP untuk jangka waktu tertentu dari server.
  3. DHCP akan memberikan satu alamat IP dan parameter-parameter kofigurasi lainnya kepada client.

5. DNS

DNS (Domain Name Server) adalah server yang digunakan untuk mengetahui IP Address suatu host lewat host name-nya. Dalam dunia internet, komputer berkomunikasi satu sama lain dengan mengenali IP Address-nya. Namun bagi manusia tidak mungkin menghafalkan IP address tersebut, manusia lebih mudah menghapalkan kata-kata seperti www.yahoo.com dan www.google.com. Fungsi utama dari sebuah server DNS adalah menerjemahkan nama-nama host (hostname) menjadi alamat IP atau sebaliknya sehingga nama sebuah host akan lebih mudah diingat oleh pengguna. Fungsi lain dari DNS adalah memberikan informasi tentang suatu host ke seluruh internet.

Kelebihan DNS :
1. Mudah, DNS sangat mudah kerana user tidak lagi disusahkan untuk mengingat IP address sebuah komputer, cukup host name.
2. Konsisten, IP address sebuah komputer boleh berubah, tapi host name tidak boleh berubah.
3. Simple, DNS server mudah untuk dikonfigurasikan (bagi admin).

6. Firewall 

Firewall adalah sistem atau perangkat yang memberi otorisasi pada lalu lintas jaringan komputer yang dianggapnya aman untuk melaluinya dan melakukan pencegahan terhadapa jaringan yang dianggap tidak aman. Fire-wall dapat berupa perangkat lunak (program komputer atau aplikasi) atau perangkat keras (peralatan khusus untuk menjalankan program fire-wall) perangkat yang menyaring lalu lintas jaringan antara jaringan. Perlindungan Firewall diperlukan untuk komputasi perangkat seperti komputer yang diaktifkan dengan koneksi Internet. Meningkatkan tingkat keamanan jaringan komputer dengan memberikan informasi rinci tentang pola-pola lalu lintas jaringan. Perangkat ini penting dan sangat diperlukan karena bertindak sebagai gerbang keamanan antara jaring komputer internal dan jaringan komputer eksternal.

Secara umum Firewall digunakan untuk mengontrol akses terhadap siapapun yang memiliki akses terhadap jaringan privat dari pihak luar. Saat ini, pengertian firewall difahami dengan istilah generik yang merujuk pada fungsi firewall sebagai sistem pengatur komunikasi antar dua jaringan yang berlainan. Mengingat sekarang ini banyak perusahaan yang memiliki akses ke Internet maka perlindungan terhadap aset digital perusahaan tersebut dari serangan para hacker, pelaku spionase, ataupun pencuri data lainnya, sehingga fungsi fire-wall menjadi hal yang sangat esensial.

By

Microsoft Domain Controller dan Active Directory

Instruksi

Pelajari tentang Microsoft Domain Controller dan Active Directory.

Beri contoh penggunaannya dengan gambar gambar.

Buat ringkasan bukan Copy/Paste dan diPost di iMe Class

Ada Link di SKUP masing masing.

Due date 22 Agustus 2019

Status : 100%

Keterangan : Sudah dikerjakan

Pembuktian :

Domain controller

adalah sebuah “polisi” dalam bentuk server yang memiliki tugas untuk merespon berbagai permintaan yang dilakukan pada windows. Adapun request yang mungkin dilakukan berupa login, permission dan yang lainnya. Jadi, tanpa adanya domain controller, tidak akan ada respons dan permintaan tidak dapat diteruskan. Lantas bagaimanakah bentuk domain controller ini?

Secara kasat mata, domain controller memang tidak nampak. Karena berbentuk sebagai perangkat lunak atau aplikasi yang berjalan dan bekerja dibelakang layar dan memiliki peranan yang cukup besar untuk website dan domain. Karena didalamnya terdapat basis data akun penggunaan lengkap dengan direktorinya. Hal inilah yang menunjukkan bahwa domain controller mempunyai peranan besar untuk website. Sedangkan jika domain controller ini tidak ada atau tidak muncul akan berakibat fatal pula pada domain dan website yang digunakan.

FUNGSI DOMAIN CONTROLLER

Setelah mengetahui peran dan pengertian domain controller, sekarang adalah waktunya membuktikan apakah benar domain controller berperan sebagai polisi? Cari tahu jawabannya dengan membaca informasi berikut.

1. RESPON UNTUK MASUK KE WINDOWS SERVER DOMAIN

Domain adalah susunan huruf dan abjad yang cukup unik. Hal inilah yang akan mengantarkan Anda masuk dalam sebuah website yang dituju atau domain bisa di artikan sebagai nama alamat. Jika terjadi kesalahan pada domain tersebut, maka proses tidak dapat dilanjutkan. Pernah mengalaminya? Hal inilah yang dilakukan oleh domain controller. Sehingga, dapat dikatakan domain controller adalah polisi untuk memberikan respon pada pengunjungnya.

Selain hal tadi, respon yang diberikan domain controller cukup beragam, diantaranya login, permission ataupun yang lainnya. Inilah yang menyebabkan, peranan dari domain controller dibutuhkan untuk website.

2. MENGATUR ASPEK KEAMANAN

Karena memiliki fungsi untuk memberikan respon, atau sebagai polisi, domain controller memiliki fungsi yang cukup sentral. Fungsi tersebut merupakan pengatur keamanan dari akun user serta interaksinya dengan domain. Sehingga lalu lintas user dan domain dapat dilakukan dengan teratur dan tidak merepotkan satu sama lain.

3. MEMERIKSA USER

Selama ini, Anda tentu masuk dengan mudah pada sebuah website ataupun blog. Namun sebenarnya, disinilah pekerjaan domain controller, yaitu melakukan pengecekan user yang masuk. Jika terjadi kesalahan alamat ataupun domain, maka website yang dituju tidak akan tersampaikan. Begitu pula sebaliknya, inilah alasan mengapa domain controller dikatakan sebagai polisi dan memegang kendali untuk mengatur keamanan.

4. MEMEGANG HAK RESOURCE

Satu hal lain yang perlu diketahui, bahwa domain controller memegang hak akses resource yang ada pada server. Karenanya, fungsii domain controller cukup perlu dipertimbangkan. Utamanya, untuk Anda yang sempat tidak menganggapnya penting bahkan tidak berencana menggunakannya. Dengan adanya domain controller, semua keamanan dan masalah administrasi dapat dilakukan secara terpusat.

Sudah cukup jelas dengan informasi di atas? Jika belum, tambahkan informasi Anda dengan membaca buku ataupun media lain. Sehingga didapatkan informasi tentang apa itu domain controller adalah dan fungsinya secara lebih detail. Dan domain controller dapat digunakan dengan lebih bijak dan maksimal.

 

Active Directory

adalah directory service yang menyimpan konfigurasi jaringan baik user, group, komputer, hardware, serta berbagai policy keamanan dalam satu database terpusat. Peranan Active Directory dalam jaringan dapat diumpamakan sebagai bukutelepon, yang menyimpan daftar alamat dalam informasi penting untuk mengenali berbagai obyek dalam jaringan.

Windows Server 2008 memiliki 5 buah fitur Active Directory dibanding dengan versi sebelumnya, dimana masing – masing mempunyai sebuah role dalam peningkatan Active Directory, yaitu Active Directory Domain Services (ADDS), Active Directory Certificate Services (ADCS), Active Directory Right Management Services (ADRMS), Active Directory Federation Services (ADFS), dan Active Directory Lightweight Directory Services (ADLDS).

Fasilitas Active Directory Domain Services berperan penting pada system operasi windows server 2008, juga dapat memberikan sebuah keamanan akses security yang dikelola secara infrastruktur yang canggih. ADDS menyediakan distribusi database yang menyimpan dan mengelola informasi tentang jaringan serta aplikasi yang digunakan. Fasilitas Active Directory User and Computer berperan untuk memberikan hak akses sumber daya jaringan kepada para pengguna, maka harus dibuat user dan grup untuk tiap – tiap pengguna.

Windows server 2008 mengenali seorang pengguna serta hak yang dimilikinya berdasarkan user dan grup yang telah dibuat. Secara default, computer akan menyediakan dua buah account user serta beberapa grup account. User account yang disediakan adalah user administrator dan user guest. Beberapa account dapat digabungkan dalam satu grup yang berfungsi mengelompokkan account ke dalam suatu kelompok tertentu sesuai dengan hak yang diberikan.

Apa Peranan Utama Active Directory?
menyediakan sarana untuk melakukan administrasi jaringan secara terpusat baik di level domain maupun lintas domain, selama antar domain tersebut masih berada dalam satu forest.

Kenapa menggunakan layanan Active Directory? 
Jika komputer/ notebook Anda sudah meggunakan menggunakan Active Directory (AD) maka penggunaan printer, email ataupun aplikasi, atau mesin support LDAP tersebut dapat disimpan dan dioperasikan secara terpusat.
Hal ini akan memudahkan dalam pemeliharaan hardware/software, percepatan penanganan gangguan, ataupun pengawasan dalam penggunaan komputer, membuat kebijakan penggunaan komputer, serta memudahkan dalam mendeploy aplikasi. Terlebih bagi perusahaan yang memiliki cabang di luar kota tentunya dengan dioptimalkan Active Directory akan memotong biaya transportasi dan akomodasi untuk karyawan. Active Directory dapat melakukan deploy aplikasi, upgrade windows, atau bahkan install OS.
Kelebihan dan Kekurangan Penggunaan Active DirectoryDalam penggunaannya terdapat beberapa kelebihan dan kekurangan Active Directory atau AD. Kelebihannya antara lain tidak membutuhkan lagi kehadiran fisik administrator. Karena komputer, group dan konfigurasi pemakai dapat dikerjakan secara remote. Hal ini bisa terjadi karena adanya GC (Global Catalog) yang selalu menyimpan obyek jaringan dan konfigurasi komputer.
Meski tidak perlu datang secara fisik, administrator tetap dapat masuk atau log in dari perabot komputer mana saja selama masih berada dalam jaringan network. Selain itu, juga masih bisa menjalankan konfigurasi atas obyek di masing-masing komputer jaringan.
Bukan itu saja, Active Directory juga dapat melakukan pengelolaan atas jutaan obyek. Hal ini sangat berbeda dengan arsitektur pada Windows NT. Sistem ini hanya memiliki kemampuan maksimal menangani obyek sebanyak 40 ribu saja pada setiap domain.
Kelebihan berikutnya, Active Directory sangat kompitabel dengan berbagai macam teknologi standar dan protocol. Misalnya LDIF dan LDAP. Sehingga Active Directory dapat digunakan untuk berkomunikasi dengan teknologi lainnya dan Novell Directory Service.
Sementara itu, untuk kelemahannya, Active Directory harus menyediakan server khusus yaitu Domain Controllers. Bagi sebagian perusahaan terutama yang skalanya kecil, anggaran yang harus dikeluarkan pasti akan terasa mahal dan tinggi.
Selain itu, Active Directory akan menjadi sangat kompleks jika dipakai pada lingkungan yang besar. Bahkan perlu diwaspadai pula, data sangat riskan bocor. Apabila sifatnya rahasia pasti akan merugikan pihak yang memakainya. Itulah beberapa kelebihan dan kekurangan Active Directory yang biasanya dialami para usernya.

By

Cloud Computing

Instruksi :

Pelajari tentang Cloud Computing sbb:

1. IaaS

2. PaaS

3. SaaS

Buat Ringkasa dan diPost di iMe class, ada link di SKUP masing masing.

Due date tgl 22 Agustus 2019

Status : 100%

Keterangan : Sudah dikerjakan

Pembuktian :

1. Infrastructure as a Service (IaaS)

Infrastructure as a Service (IaaS), layanan Cloud jenis IaaS pada dasarnya adalah fisik kotak server dan komputer virtual. IaaS menyediakan perusahaan dengan sumber daya komputasi meliputi server, jaringan, storage dan ruang data center.

Keuntungan:

Pengguna tidak perlu membeli komputer dan peralatannya secara fisik, melakukan pemeliharaan rutin, dan melakukan konfigurasi perangkat.

Kerugian:

Pengguna harus terhubung ke Internet untuk menggunakannya, serta jika membutuhkan penambahan sumber daya harus menghubungi pihak penyedia layanan. Pengguna mengurus sendiri OS, keamanan, aplikasi, database, framework, dll. karena yang disediakan hanya server dan jaringan.

2. Platform as a Service (PaaS)

Platform as a Service (PaaS), layanan Cloud pada jenis ini disediakan dalam bentuk platform yang dapat dimanfaatkan pengguna untuk membuat aplikasi diatasnya. Contoh PaaS adalah Amazon Web Service, Microsoft Azure, Facebook, dll. Hal-hal yang dapat dilakukan pengguna layanan PaaS adalah membangun aplikasi, upload aplikasi, testing, dan mengatur konfigurasi.

Keuntungan:

Pengguna dapat membuat aplikasi sendiri dengan banyak fitur yang sudah tersedia seperti keamanan platform, OS, sistem database, web server, dan framework aplikasi. Pengguna dapat lebih fokus pada pengembangan aplikasi.

Fitur utama dari PaaS biasanya adalah skalabilitas yang tinggi. Ketika aplikasi yang kita upload mulai digunakan oleh banyak user maka secara otomatis layanan PaaS akan menskalakan aplikasi kita menjadi lebih baik dalam melayani pengguna aplikasi kita. Sedangkan ketika aplikasi kembali sepi, maka akan diskalakan ulang sehingga biaya yang dibayarkan benar-benar sesuai dengan yang kita gunakan saat itu.

Kerugian:

Fitur keamanan yang disediakan oleh layanan PaaS adalah keamanan platform, bukan keamanan aplikasi kita. Jadi kita tetap harus memperhitungkan resiko keamanan dari aplikasi kita sendiri.

 

3. Software as a Service (SaaS)

Software as a Service (SaaS), layanan Cloud pada jenis ini disediakan dalam bentuk perangkat lunak. Contoh dari SaaS adalah Google Apps (Docs, Spreadsheet, dll), Office 365, dan Adobe Creative Cloud.

Pada Layanan SaaS pengguna layanan hanya perlu menggunakan aplikasi tersebut tanpa harus mengerti dan mengurus bagaimana data disimpan atau bagaimana aplikasi tersebut di maintenance, karena hal tersebut merupakan service yang disediakan penyedia layanan.

Keuntungan:

Pengguna dapat langsung memanfaatkan layanan secara gratis atau dengan bayar biaya sewa tanpa harus mengeluarkan investasi untuk membuat sendiri (in-house development) atau membeli lisensi yang relatif mahal.

Ketersediaan dan reliabilitas aplikasi terjamin oleh penyedia layanan. Pengguna hanya perlu fokus pada data miliknya. Perangkat yang dibutuhkan oleh pengguna juga hanya komputer dan internet.

Kerugian:

Pengguna tidak memiliki kendali penuh atas aplikasi yang disewa. Pengguna tidak dapat dengan seenaknya mengubah fitur-fitur yang disediakan karena SaaS bersifat multi-tenant sehingga fitur-fitur yang dibuat adalah fitur yang umum (tidak bisa spesifik terhadap kebutuhan pengguna tertentu). Pada beberapa aplikasi, kustomisasi dapat dilakukan dengan skala dan fungsi yang terbatas.

 

Berikut visualisasi dari penjelasan diatas:

Secara umum kerugian penggunaan Cloud Computing adalah pengguna harus terhubung ke Internet serta kerahasiaan dan keamanan data yang kita letakkan di Cloud tersebut. Tetapi penggunaan Cloud Computing juga memiliki banyak manfaat seperti kemudahan akses (hanya dengan terhubung ke jaringan internet), efisiensi biaya, fleksibilitas yang tinggi, serta kemudahan untuk monitoring dengan adanya interface yang biasanya juga diberikan oleh penyedia layanan Cloud Computing.